Lionel Messi kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu nama terbesar dalam sejarah Piala Dunia. Di laga pembuka Grup J, ia mencetak hattrick saat Argentina menang 3-0 atas Aljazair.
Tiga gol itu bukan hanya memberi start sempurna untuk Argentina, tetapi juga menempatkan Messi dalam kelompok sangat kecil pemain yang pernah mencetak tiga gol dalam satu pertandingan di ajang ini. Bagi kapten Argentina tersebut, itu menjadi hattrick pertamanya sepanjang lima edisi Piala Dunia yang sudah ia jalani sebelumnya.
Masuk daftar yang sangat eksklusif
Sejak Piala Dunia pertama digelar pada 1930, hanya segelintir pemain yang berhasil mencatatkan hattrick. Nama-nama seperti Just Fontaine, Eusébio, Gerd Müller, Paolo Rossi, Gary Lineker, Gabriel Batistuta, Miroslav Klose, Thomas Müller, Harry Kane, dan Gonçalo Ramos lebih dulu mengisi daftar itu.
Kini, Messi resmi bergabung dengan kelompok elite tersebut setelah membobol gawang Aljazair tiga kali. Catatan ini menambah bobot warisannya di panggung terbesar sepak bola internasional.
Edisi keenam Messi bersama Argentina
Piala Dunia 2026 menjadi turnamen keenam yang diikuti Messi, sebuah pencapaian yang menempatkannya di antara pemain dengan penampilan terbanyak dalam sejarah turnamen. Setelah mengantar Argentina meraih gelar pada 2022, ia kembali memikul peran penting untuk menjaga daya saing La Albiceleste.
Penampilan melawan Aljazair menunjukkan bahwa ketajaman Messi masih terjaga. Ia tetap mampu menjadi pusat permainan dan penentu hasil di level tertinggi.
Awal kuat Argentina di Grup J
Kemenangan atas Aljazair memberi Argentina tiga poin penting di pertandingan perdana Grup J. Hasil itu juga menjadi sinyal bahwa juara bertahan masih punya kualitas untuk bersaing sejak awal turnamen.
Bagi Argentina, malam itu menjadi pembuka yang ideal dalam upaya mempertahankan gelar di Amerika Serikat. Bagi Messi, hattrick tersebut semakin mengokohkan posisinya sebagai salah satu legenda terbesar yang pernah tampil di Piala Dunia.
