Mei 2026 menjadi momen yang menarik bagi pemburu iPhone karena lima model mengalami penurunan harga yang terasa. Situasi ini membuat beberapa model yang sebelumnya terasa mahal kini jauh lebih masuk akal untuk pengguna yang ingin masuk ke ekosistem Apple.
Di antara lima model itu, iPhone 14 menonjol sebagai pilihan paling aman di bawah Rp 10 juta. Sementara itu, iPhone Air tampil paling baru dan paling unik, tetapi konsekuensinya ada pada daya tahan baterai.
iPhone 14 paling kuat di kelas harga di bawah Rp 10 juta
iPhone 14 turun dari harga rilis sekitar Rp 16 jutaan ke kisaran Rp 9,8 jutaan. Pada titik ini, perangkat tersebut berubah dari pilihan umum menjadi salah satu penawaran paling menarik di kelasnya.
Chipset A15 Bionic memang bukan yang terbaru, tetapi Apple membekalinya dengan GPU 5-core dan RAM 6 GB. Kombinasi ini menjaga performanya tetap stabil untuk multitasking dan gaming ringan hingga menengah.
Di sisi kamera, iPhone 14 masih sangat kompetitif. Fitur Cinematic Mode dan Action Mode membuat perekaman video terasa lebih profesional, sementara stabilisasi dan warna khas iPhone tetap menjadi daya tarik utama.
iPhone 16e jadi opsi baru yang paling realistis
iPhone 16e hadir sebagai model paling terjangkau di lini iPhone generasi baru. Harga yang turun ke kisaran Rp 10 jutaan membuatnya lebih mudah dijangkau tanpa terasa terlalu banyak dipangkas.
Keunggulan utamanya ada pada baterai 4.005 mAh yang lebih besar dibanding iPhone 16 reguler. Untuk penggunaan harian, kapasitas ini memberi keuntungan yang nyata.
Performa iPhone 16e juga terasa siap untuk beberapa tahun ke depan berkat chipset A18 dan RAM 8 GB. Meski kamera hanya memakai satu lensa 48 MP tanpa ultra-wide, fitur Photonic Engine, Smart HDR 5, dan perekaman 4K 60 fps tetap tersedia.
iPhone 15 masih jadi titik tengah yang seimbang
iPhone 15 turun dari Rp 16,5 juta ke sekitar Rp 11,9 jutaan. Penurunan ini membuatnya semakin menarik karena posisinya ada di tengah, tidak terlalu mahal tetapi juga tidak terasa tertinggal.
Perubahan paling terasa ada pada penggunaan USB-C dan kehadiran Dynamic Island. Keduanya memberi pengalaman yang lebih modern dan fleksibel untuk pemakaian sehari-hari.
Chipset A16 Bionic membuat performanya masih sangat kencang untuk multitasking, editing, dan gaming. Kamera 48 MP juga memberi hasil foto yang tajam dengan stabilisasi baik, sehingga model ini tetap kuat untuk konten video.
iPhone 16 dan iPhone Air: lebih baru, lebih mahal, dan punya karakter berbeda
iPhone 16 membawa desain kamera vertikal dan dukungan fitur video spasial. Apple juga menambahkan photographic styles generasi terbaru yang memberi fleksibilitas lebih pada tone dan karakter foto.
Kombinasi chipset A18 dan RAM 8 GB membuat performanya menjanjikan untuk pemakaian jangka panjang. Harga yang turun ke kisaran Rp 14,6 jutaan memang tidak sedalam model lain, tetapi statusnya masih relatif baru.
Catatan pada iPhone 16 ada di baterai 3.561 mAh yang masih tergolong standar. Kapasitas itu tidak buruk, tetapi bukan yang paling unggul di daftar ini.
iPhone Air menjadi model paling berbeda karena bodinya sangat tipis, hanya 5,6 mm, dengan bobot 165 gram. Layarnya memakai Super Retina XDR OLED 120 Hz berukuran 6,5 inci, sehingga nyaman untuk konsumsi konten dan gaming.
Chipset A19 Pro dan GPU 5-core menempatkannya di level performa tertinggi saat ini. Kamera tunggal 48 MP tetap memberi hasil premium, sementara video sudah mendukung 4K 60 fps dengan Dolby Vision HDR.
Harga awalnya dari Rp 21 jutaan turun ke Rp 16,9 jutaan. Namun, baterai 3.149 mAh membuatnya kurang ideal untuk penggunaan intensif tanpa bantuan power bank.
Di antara lima model yang turun harga ini, pilihan paling worth it tetap bergantung pada kebutuhan. iPhone 14 unggul untuk pembeli yang mengejar nilai terbaik di bawah Rp 10 juta, sedangkan iPhone Air cocok untuk pengguna yang mengincar desain paling fresh dan performa flagship.
