McGregor Ingin Ulangi Dominasi atas Holloway, Comeback UFC 329 Makin Panas

Conor McGregor kembali menaikkan tensi jelang UFC 329 dengan ucapan yang tegas dan penuh percaya diri. Ia menegaskan siap mengulang kemenangan atas Max Holloway, bahkan dengan hasil yang menurutnya akan lebih menghancurkan.

Pertemuan ini langsung menarik perhatian karena keduanya sudah punya sejarah panjang di oktagon. McGregor dan Holloway terakhir kali bertemu pada 2013 di UFC Fight Night 26, saat McGregor menang lewat keputusan mutlak juri meski bertarung dalam kondisi cedera ACL.

McGregor yakin bisa mengulang hasil lama

McGregor tidak mencoba meredam ekspektasi. Dalam pernyataan kepada UFC On Paramount+, ia mengingat kemenangan lama itu sebagai momen ketika dirinya mempermalukan Holloway.

“Saya mempermalukan Max saat pertarungan terakhir saya dengannya,” kata McGregor kepada UFC On Paramount+. “Saya berencana melakukan hal yang sama lagi dengan cara yang paling menghancurkan.”

Ucapan itu mempertegas gaya khas McGregor yang selalu tampil sangat percaya diri sebelum bertarung. Bagi mantan juara kelas bulu dan kelas ringan UFC tersebut, duel ini bukan hanya soal comeback, tetapi juga soal pembuktian.

Holloway datang dengan rekam jejak yang tetap aktif

Di sisi lain, Max Holloway tidak datang sebagai lawan yang mudah dihadapi. Selama McGregor absen, Holloway tetap aktif bertarung dan mencatat lima kemenangan serta tiga kekalahan dalam periode tersebut.

Salah satu hasil paling menonjol datang saat Holloway menumbangkan Justin Gaethje lewat KO dramatis pada detik-detik akhir UFC 300 untuk merebut sabuk BMF. Catatan itu menjaga namanya tetap berada di jajaran petarung paling berbahaya di UFC.

McGregor mengakui Holloway adalah petarung tangguh, tetapi tetap menilai dirinya berada di level yang berbeda. Menurutnya, keunggulan itu bukan hanya soal teknik, melainkan juga mental dan fisik.

“Max adalah petarung tangguh dengan keterampilan hebat,” ujarnya. “Namun, dia tidak selevel dengan saya. Saya satu level di atas, bahkan beberapa level di atas – dari segi keterampilan, mental, dan fisik.”

Divisi welter jadi faktor yang ikut disorot

Laga ini akan digelar di kelas welter atau 170 pound, dan McGregor menilai kondisi itu bisa menguntungkannya. Ia melihat pertarungan di divisi tersebut sebagai faktor penting yang berpotensi memengaruhi jalannya duel sejak awal.

McGregor juga menyinggung catatan aktivitas Holloway di dalam oktagon. Ia menyebut lawannya sudah menghabiskan waktu bertarung selama delapan setengah jam, lalu menilai angka itu menunjukkan Holloway belum punya kemampuan penyelesaian seperti dirinya.

“Dia sangat aktif. Bahkan, dia memiliki waktu paling banyak di dalam oktagon, yaitu delapan setengah jam,” kata McGregor. “Bagi saya, saya melihat itu dan berkata, ‘Itu berarti Anda tidak bisa mengalahkan orang dengan KO.’ Namun, dia belum pernah bertarung di kelas 170 pound, dan ini adalah pertarungan kelas 170 pound.”

Comeback yang kembali menyita perhatian publik MMA

McGregor belum bertarung lagi sejak patah kaki saat trilogi melawan Dustin Poirier pada 2021. Karena itu, UFC 329 dipandang sebagai panggung penting untuk menandai kembalinya salah satu nama terbesar dalam sejarah organisasi tersebut.

Di saat yang sama, Holloway datang dengan reputasi sebagai petarung aktif dan berbahaya, sehingga duel di Las Vegas diperkirakan akan menyedot perhatian besar. Dengan latar belakang sejarah lama dan komentar keras dari McGregor, laga ini menjadi salah satu comeback paling ditunggu di UFC.

Source: www.viva.co.id

Terkait