Persaingan di Hydroplus Soccer League All-Stars mulai menyisakan empat tim yang terus menjaga peluang tampil lebih jauh. Di saat yang sama, panggung ini tetap menjadi ruang penting bagi pemain muda putri untuk menarik perhatian tim talent scouting yang memantau calon-calon potensial untuk level yang lebih tinggi.
Empat tim dari kategori U-15 dan U-18 sudah memastikan tempat di semifinal setelah Grup A rampung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Dari sektor U-15, Mojang Priangan Ciamis keluar sebagai juara grup, sedangkan Arema FC Women finis sebagai runner-up.
Untuk kategori U-18, Putri JP Jakarta memuncaki klasemen Grup A dan Putri Garut mengunci posisi kedua. Hasil itu sekaligus menutup langkah Putri Surakarta dan Putri Tangsel City di U-15, serta Tigers Football Academy Surabaya dan Putri Batang di U-18.
Empat tim yang lolos dan empat tim yang tersingkir
Putaran nasional ini memperlihatkan persaingan yang ketat, terutama bagi tim yang mampu menjaga konsistensi sejak fase grup. MediaIndonesia.com mencatat, tim-tim yang tersingkir tetap menganggap ajang ini penting untuk menambah pengalaman bertanding di level nasional.
Pelatih Putri Surakarta, Syachban Yusuf, mengatakan timnya kini berfokus memberi menit bermain kepada semua pemain setelah peluang lolos tertutup. Ia menilai kompetisi nasional seperti ini membantu pemain muda berkembang dan menguatkan mental mereka.
“Bermain di kompetisi nasional seperti ini pasti mereka mendapatkan pengalaman yang lebih banyak, jadi secara mental juga akan terlatih. Turnamen ini menjadi wadah sekaligus tolak ukur untuk tim pembinaan agar diperhitungkan di kancah nasional,” ujar Syachban.
Hal serupa disampaikan pelatih Putri Tangsel City, Andrian. Meski timnya belum meraih poin sepanjang penyisihan, ia menilai atmosfer kompetisi nasional tetap penting agar pemain muda tidak mudah kendur saat menghadapi lawan-lawan kuat.
Harapan ke timnas belum padam
Di balik hasil yang menentukan, motivasi pemain belum turun karena ada tim talent scouting yang memantau bakat-bakat muda untuk proyeksi tim nasional putri. Kehadiran pemantau ini membuat banyak pemain masih membidik panggung yang lebih besar.
Ika Wonda dari Putri Surakarta, yang mencetak dua gol pada laga terakhir, masih menyimpan harapan untuk menembus Srikandi Merdeka Cup. Rekan setimnya, Asyifa Sholawa Farizqi, juga memasang target yang sama dan mengaku tampil di Kudus memberinya dorongan tambahan untuk menunjukkan kemampuan terbaik.
“Adanya tim talent scouting membuat saya ingin terpilih masuk ke Srikandi Merdeka Cup, itu target pribadi saya,” tegas Asyifa.
Dari kategori U-18, gelandang Tigers Football Academy Surabaya, Fiorenza Shabira Yudhana, juga belum menyerah. Pemain yang akrab disapa Enza itu menyebut kekalahan tidak menghapus asa untuk dilirik ke timnas dan justru menjadi alasan untuk terus menaikkan level permainan.
“Meski kalah, masih ada asa untuk dilirik tim talent scouting buat timnas. Pastinya aku challenge diriku untuk terus upgrade skill,” ucapnya.
Evaluasi jadi bekal menuju level berikutnya
Bagi tim seperti Putri Batang, fase grup menjadi ruang evaluasi yang keras namun berguna. Risma Ayu Tafti’ah mengakui persaingan di level nasional menuntut standar fisik, teknik, dan mental yang lebih tinggi.
“Untuk saya pribadi, mental harus lebih kuat lagi untuk menghadapi lawan-lawan yang berat. Fisik dan teknik juga harus ditingkatkan lagi. Walaupun hasilnya kurang memuaskan, setidaknya kami sudah memberikan yang terbaik di lapangan,” kata Risma.
Di tengah berakhirnya fase grup, turnamen ini belum kehilangan nilai utamanya bagi para pemain muda. Selain mengejar tiket semifinal, mereka juga tengah bersaing untuk mendapatkan perhatian yang bisa membuka jalan ke jenjang yang lebih tinggi.
| Kategori | Juara Grup A | Runner-up Grup A |
|---|---|---|
| U-15 Putri | Mojang Priangan Ciamis | Arema FC Women |
| U-18 Putri | Putri JP Jakarta | Putri Garut |
Empat tim yang lolos kini bersiap melanjutkan perjalanan ke semifinal, sementara tim yang gugur membawa pulang pengalaman, evaluasi, dan harapan yang belum padam untuk kembali tampil di panggung nasional.
