Miata generasi NA yang dulu identik sebagai roadster murah kini mulai diperlakukan seperti barang koleksi. Salah satu contoh paling menarik datang dari sebuah Mazda Miata 1991 satu pemilik dengan kondisi asli dan jarak tempuh rendah yang sedang ditawarkan di All Collector Cars.
Mobil ini hanya mencatat 39.399 mil aktual, angka yang membuatnya masuk kelompok survivor langka di antara NA Miata yang masih bertahan. Kombinasi usia, orisinalitas, dan riwayat kepemilikan yang rapi menjadi alasan utama mengapa unit seperti ini makin dicari.
Masih membawa paket mekanis asli
Unit tersebut tetap memakai mesin 1.6-liter DOHC empat silinder dan transmisi manual lima percepatan bawaan pabrik. Paket ini adalah fondasi reputasi awal Miata sebagai roadster ringan, responsif, dan menyenangkan dikendarai.
Riwayat perawatannya juga terlihat terjaga karena mobil ini disebut rutin dirawat di NAPA Auto Care center. Dalam beberapa tahun terakhir, kopling baru dipasang untuk mengatasi masalah pada release lever, sementara perawatan berkala membantu menjaga karakter aslinya tetap utuh.
Interior dan eksterior masih sangat mendekati pabrik
Skema warna merah di atas hitam tetap hadir, lengkap dengan pop-up headlights yang menjadi ciri paling ikonik Miata awal. Eksteriornya disebut largely original, sesuatu yang semakin jarang ditemukan pada NA yang sudah berumur panjang.
Kabin juga dilaporkan masih sangat stock dan tidak banyak berubah dari kondisi pabrik. AC, pemanas, dan seluruh kontrol dasar disebut berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga mobil ini tidak hanya menarik dipandang tetapi juga masih layak dipakai.
Ada catatan yang jujur untuk calon pembeli
Penjual mencantumkan beberapa hal yang perlu diperhatikan, termasuk ban bertahun 2005 yang sudah semestinya diganti karena usia. Ada juga seep kecil pada valve cover gasket yang perlu dipantau sebelum mobil benar-benar dipakai secara rutin.
Mobil ini berada di Merrill, Wisconsin. Saat penawaran dicatat, bid sudah mencapai $4.000 dan reserve belum terpenuhi.
NA Miata ikut terdorong gelombang kolektibilitas mobil Jepang
Saat Miata hadir untuk 1990, Mazda pada dasarnya menghidupkan kembali resep roadster ringan yang lama ditinggalkan merek-merek Inggris, lalu membuatnya lebih andal. Selama bertahun-tahun, mobil ini justru dipakai sebagai mobil track day, autocross, hingga donor swap mesin karena harganya murah dan jumlahnya melimpah.
Namun kelimpahan itu kini berbalik arah. Unit yang tidak dimodifikasi, berjarak tempuh rendah, dan punya satu pemilik terus menyusut, sehingga NA Miata awal, terutama versi 1.6-liter, mulai naik kelas di mata kolektor.
Fenomena ini juga selaras dengan tren yang lebih besar di dunia mobil performa Jepang era 1990-an. Nissan Silvia S15 Spec R, Toyota Celica Supra P-Type milik satu keluarga, hingga nama-nama seperti Supra, RX-7, NSX, Skyline, dan 300ZX menunjukkan bahwa mobil yang dulu dianggap value buy kini semakin sering diperlakukan sebagai klasik.
Di tengah gelombang itu, Miata tetap punya posisi unik karena masih lebih mudah dijangkau dibanding Supra Turbo atau NSX. Karena itu, preserved NA Miata seperti unit 1991 ini menjadi incaran tersendiri bagi pembeli yang ingin masuk ke pasar sports car Jepang calon klasik tanpa harus mengejar model yang sudah melesat jauh harganya.







