Pasien Asing di Kuningan Kini Dapat Pendampingan Berobat dari Awal hingga Selesai

Pasien asing yang membutuhkan layanan kesehatan di kawasan Kuningan kini dapat memperoleh pendampingan sejak sebelum tiba di rumah sakit. Mayapada Hospital Kuningan meluncurkan International Care Concierge untuk membantu ekspatriat, diplomat, wisatawan, dan komunitas internasional mengakses perawatan dengan alur yang lebih personal.

Layanan ini menempatkan kebutuhan navigasi, komunikasi, serta administrasi pasien sebagai bagian penting dari pengalaman berobat. Pendampingan tersedia dari pengaturan konsultasi dokter hingga koordinasi pelayanan selama pasien menjalani perawatan.

Berada di kawasan diplomatik dan bisnis

Kuningan merupakan kawasan strategis yang dikelilingi kedutaan besar, organisasi internasional, perusahaan multinasional, dan komunitas global. Kondisi tersebut membuat kebutuhan layanan kesehatan yang dapat menjembatani perbedaan bahasa serta budaya menjadi semakin relevan.

International Care Concierge menjadi salah satu langkah Mayapada Hospital Kuningan untuk melayani kelompok pasien tersebut. Layanan ini juga menegaskan pendekatan patient-centered care yang berfokus pada kebutuhan setiap pasien.

FasilitasFungsi UtamaSasaran PenggunaLokasi
International Care ConciergePendampingan sebelum datang hingga perawatan selesaiEkspatriat, diplomat, wisatawan, dan komunitas internasionalLobi lantai 1 Mayapada Hospital Kuningan

Pendampingan dari jadwal hingga administrasi

Konsep personalized concierge services memungkinkan pasien mendapatkan panduan sejak tahap awal sebelum mendatangi rumah sakit. Tim concierge membantu mengatur jadwal konsultasi dokter, mengoordinasikan antarunit pelayanan, serta menangani kebutuhan administrasi pasien.

Pasien juga dapat memperoleh penjelasan mengenai alur layanan rumah sakit dari titik awal kedatangan. Dengan pendampingan tersebut, proses navigasi layanan dan komunikasi selama perawatan diharapkan menjadi lebih mudah dipahami.

International Care Concierge ditempatkan di lobi lantai 1 agar mudah dijangkau begitu pasien memasuki area rumah sakit. Dari lokasi itu, pasien dapat mencari informasi, mengatur konsultasi, dan memperoleh koordinasi layanan sebelum maupun selama masa perawatan.

Dukungan komunikasi multibahasa

Layanan di Mayapada Hospital Kuningan ini didukung tenaga medis dan staf profesional yang mampu berkomunikasi dalam sejumlah bahasa. Bahasa Inggris, Mandarin, Arab, serta bahasa internasional lainnya disiapkan untuk mendukung kebutuhan komunitas global.

Kemampuan komunikasi tersebut menjadi bagian penting bagi pasien yang tinggal atau beraktivitas di Jakarta, terutama di kawasan Kuningan. Layanan ini ditujukan pula bagi staf kedutaan, perwakilan organisasi internasional, serta anggota keluarga mereka.

Hospital Director Mayapada Hospital Kuningan, dr. Deasy Sugesty, MARS, mengatakan kebutuhan layanan berstandar internasional berkaitan erat dengan posisi rumah sakit di kawasan tersebut. Menurutnya, fasilitas kesehatan perlu mampu merespons kebutuhan pasien dari beragam latar bahasa dan budaya.

“Berlokasi di kawasan strategis Kuningan yang dikelilingi berbagai kedutaan besar, organisasi internasional, perusahaan multinasional, dan komunitas global, kami melihat kebutuhan akan layanan kesehatan berstandar internasional yang mampu menjembatani perbedaan bahasa dan budaya,” ujar dr. Deasy.

Bagian dari perayaan enam tahun rumah sakit

Peluncuran layanan pasien internasional ini berlangsung dalam rangkaian perayaan ulang tahun ke-6 Mayapada Hospital Kuningan. Perayaan tersebut mengusung tema “Synergy, Innovation, Accelerating Excellence”.

Momentum enam tahun ini digunakan rumah sakit untuk memperkuat sinergi antara manajemen, tenaga medis, dan karyawan. Mayapada Hospital Kuningan juga ingin memperluas kolaborasi guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat dan komunitas internasional di Indonesia.

dr. Deasy berharap inisiatif tersebut dapat mempererat hubungan dengan kedutaan besar, komunitas diplomatik, perusahaan multinasional, organisasi internasional, serta mitra strategis lainnya. Komitmen itu didasarkan pada pandangan bahwa kebutuhan kesehatan tidak dibatasi oleh negara, bahasa, maupun budaya.

Terkait