Mario Kart Tour Tamat September 2026, Nintendo Benar-Benar Tinggalkan Era Mobile

Mario Kart Tour akan segera menutup perjalanan panjangnya di perangkat mobile. Nintendo memastikan game yang sempat menjadi salah satu rilis besar mereka itu dihentikan total pada akhir September 2026, tanpa versi offline sebagai pengganti.

Keputusan ini membuat penutupan Mario Kart Tour terasa final. Bukan hanya konten baru dan fitur online yang berhenti, tetapi seluruh game memang akan benar-benar berakhir di perangkat mobile.

Berakhir pada 29 September 2026

Menurut informasi yang dikutip 9to5Google dan diumumkan lewat media sosial serta halaman dukungan, Mario Kart Tour akan dihentikan sepenuhnya pada Kamis malam, 29 September 2026. Game ini pertama kali dirilis pada 2019 dan pembaruan kontennya sudah dihentikan sejak 2023.

Sejak pembaruan berhenti, arah pengembangannya memang terlihat melambat. Penutupan permanen ini menegaskan bahwa Nintendo semakin menjauh dari lini mobile yang dulu sempat menjadi bagian penting dari strategi ekspansinya.

Perubahan untuk pemain sebelum game ditutup

Menjelang penutupan, Nintendo juga mengubah kebijakan layanan dalam game. Pemain yang sudah berlangganan Gold Pass tidak akan dikenakan biaya lagi, sementara seluruh pemain akan mendapatkan manfaat Gold Pass secara gratis mulai 4 Agustus 2026.

Ruby juga sudah tidak bisa dibeli lagi mulai minggu ini. Langkah itu menunjukkan bahwa proses menuju penutupan memang dilakukan bertahap jauh sebelum game dimatikan sepenuhnya.

InformasiDetail
GameMario Kart Tour
Rilis awal2019
Pembaruan konten berhenti2023
Penutupan permanen29 September 2026
Gold Pass gratisMulai 4 Agustus 2026
Ruby berhenti dijualMulai minggu ini

Fokus Nintendo bergeser ke Switch 2

Di saat Mario Kart Tour ditutup, Nintendo justru makin fokus ke Switch 2. Perusahaan asal Jepang itu juga menyiapkan varian baru Switch 2 untuk 2027, meski bukan untuk menghadirkan layar lebih besar atau performa lebih kencang.

Varian baru itu dibuat untuk mengikuti aturan Uni Eropa soal right-to-repair, yang mewajibkan perangkat elektronik berbaterai bisa dibongkar pasang atau diganti lebih mudah oleh pengguna. Nintendo menyebut sedang menyiapkan produk dengan nomor model berawalan “BEE”, yang diketahui berkaitan dengan Switch 2, termasuk hardware, game, dan aksesoris.

Nintendo tidak menyebut nama Switch 2 secara langsung dalam pengumuman itu, tetapi kode “BEE” membuat arah produk baru tersebut cukup jelas. Perangkat itu juga disebut akan memakai nomor model berbeda dan tanda “OSM” pada kemasan untuk membedakannya dari versi reguler di pasar Eropa.

Untuk saat ini, belum ada tanda bahwa model dengan baterai mudah diganti itu akan dijual di semua negara. Nintendo juga belum mengumumkan kapan varian baru Switch 2 tersebut mulai dipasarkan maupun berapa harga resminya.

Langkah ini muncul setelah Nintendo menaikkan harga Switch 2 di Uni Eropa pada Mei lalu, dari 470 euro menjadi 500 euro. Perusahaan menyebut kenaikan itu dipicu biaya memori dan perubahan kondisi pasar.

Penutupan Mario Kart Tour sekaligus memperlihatkan perubahan besar dalam strategi Nintendo. Dari platform mobile yang dulu pernah diandalkan, perhatian perusahaan kini lebih terlihat tertuju pada pengembangan ekosistem konsol dan turunannya.

Source: www.liputan6.com
Terkait