Marcos Llorente tengah menyiapkan proyek pribadi yang jauh dari hiruk-pikuk sepak bola. Gelandang Atletico Madrid dan tim nasional Spanyol itu ingin membangun sekolah untuk anak usia dini yang bebas dari paparan medan elektromagnetik.
Rencana tersebut lahir bukan sebagai gagasan umum, melainkan sebagai bagian dari cara hidup yang ia yakini sehat untuk keluarganya. Di saat banyak pemain membahas laga penting, Llorente justru menaruh perhatian pada ruang belajar yang menurutnya harus lebih alami, minim teknologi, dan ramah anak kecil.
Sekolah yang dirancang tanpa layar dan dengan banyak ruang luar
Dalam pódcast Acento Noor bersama jurnalis Noor Ben Yessef, Llorente menjelaskan gambaran sekolah yang ia bayangkan. Ia ingin lingkungan belajar untuk anak hingga usia enam tahun itu punya cahaya yang baik, banyak aktivitas luar ruangan, dan perlindungan dari medan elektromagnetik.
Ia juga menegaskan tidak ingin ada layar, iPad, maupun permainan digital di sana. Sebagai gantinya, ia lebih memilih mainan tradisional dan pendekatan pendidikan yang menurutnya lebih sesuai untuk anak usia dini.
Llorente menambahkan bahwa kurikulum sekolah itu tidak akan disusun berdasarkan pemikirannya sendiri. Konsepnya akan mengadaptasi model pendidikan alternatif yang sudah berjalan dan terbukti efektif.
Berangkat dari peran sebagai ayah baru
Ide tersebut menjadi sangat personal setelah kelahiran putri pertamanya, Amor, pada 14 Februari 2025. Anak itu lahir dari pernikahannya dengan Paddy Noarbe, setelah keduanya menjalin hubungan lebih dari sepuluh tahun.
Llorente menyebut proyek ini disiapkan agar putrinya bisa bersekolah di tempat yang ia anggap aman dan nyaman. Ia ingin meninggalkan anaknya di lingkungan yang menurutnya akan membuat sang anak “sempurna, seperti di rumah”.
Karena itu, sekolah yang ia bayangkan bukan hanya soal pendidikan. Bagi Llorente, proyek ini juga menjadi wujud langsung dari cara ia memandang pengasuhan anak dan lingkungan tumbuh yang ideal.
Sejalan dengan gaya hidup yang sudah lama ia tunjukkan
Gagasan sekolah bebas radiasi itu sejalan dengan gaya hidup Llorente yang dikenal sangat memperhatikan kesehatan dan pola makan alami. Ia kerap menolak gaya hidup modern yang menurutnya terlalu artifisial.
Dalam wawancara terpisah dengan SPORT, ia bahkan mengkritik modernisasi global yang menurutnya menjauhkan manusia dari ekosistem alamiah. Pandangan seperti ini sebelumnya juga sempat memicu kontroversi di media Spanyol.
Llorente pernah dikritik karena menolak penggunaan krim pelindung matahari dan karena kebiasaannya memakai kacamata dengan filter kuning. Meski begitu, ia tetap konsisten dengan prinsip yang ia yakini dalam kehidupan sehari-hari.
Lokasi dan waktu pembangunan belum diumumkan
Hingga kini, Llorente belum mengungkap lokasi geografis sekolah itu. Ia juga belum memberikan target waktu resmi untuk memulai pembangunan fisiknya.
Yang sudah jelas baru gambaran besarnya, yaitu sekolah anak usia dini dengan pencahayaan alami, aktivitas luar ruangan, pembatasan teknologi digital, perhatian pada kualitas makanan, dan upaya menyingkirkan unsur kimia berbahaya di lingkungan belajar. Bagi Llorente, proyek itu adalah perpanjangan dari cara hidup yang ia anggap paling sehat untuk keluarganya.







