Pembatalan perjalanan CEO OpenAI Sam Altman ke Korea Selatan memunculkan tanda tanya baru di tengah kabar meredupnya pembahasan chip AI kustom dengan Samsung. Di saat kebutuhan komputasi AI semakin besar, jeda seperti ini langsung dibaca sebagai sinyal yang tidak ringan.
OpenAI menyebut kunjungan Altman ditunda karena keadaan pribadi yang tidak dapat dihindari. Namun, pembatalan itu datang tak lama setelah laporan bahwa proyek chip AI bersama Samsung sedang terhenti karena perbedaan strategi.
Agenda yang sudah disiapkan cukup padat
Menurut laporan media Korea, Altman semula dijadwalkan berada di Korea Selatan pada 14 dan 15 Juni 2026. Dalam agenda itu, ia disebut akan bertemu sejumlah perusahaan besar Korea Selatan, termasuk Samsung Electronics, Kakao, dan Naver.
Kunjungan tersebut juga dikabarkan mencakup kehadiran Altman dalam acara “DX Insight Talk” di Samsung Electronics Digital City. Selain itu, ia dijadwalkan bertemu dua eksekutif puncak Samsung, yakni TM Roh dan Jeon Young-hyun.
Chip AI kustom yang dilaporkan melambat
Laporan bulan lalu menyebut Samsung sedang mengembangkan inference processing unit kustom untuk OpenAI. Chip jenis ini berkaitan dengan proses menjalankan model AI, area yang sangat penting ketika layanan dipakai dalam skala besar.
Belakangan, proyek tersebut dilaporkan mandek. Penyebab yang disebut adalah perbedaan strategi antara OpenAI dan Samsung, sehingga pekerjaan pada chip kustom itu untuk sementara tidak bergerak maju.
Belum ada penjelasan publik yang lebih rinci mengenai bentuk perbedaan strategi tersebut. Tidak ada juga keterangan resmi yang menghubungkan langsung pembatalan kunjungan Altman dengan terhentinya pembahasan chip itu.
Masih penting bagi peta AI global
Korea Selatan tetap memegang posisi penting dalam rantai pasok dan ekosistem teknologi global. Bagi OpenAI, kedekatan dengan Samsung berpotensi relevan bukan hanya untuk chip, tetapi juga untuk dukungan layanan yang terkait ekspansi pusat data.
Beberapa perusahaan dalam grup Samsung telah lebih dulu bergabung sebagai penyedia berbagai layanan untuk OpenAI. Hal itu menunjukkan hubungan bisnis keduanya masih punya banyak lapisan, meski salah satu proyek strategisnya dilaporkan melambat.
Karena itu, pembatalan kunjungan ini belum otomatis berarti hubungan kedua pihak putus. Perkembangan ini lebih menunjukkan bahwa agenda kolaborasi teknologi besar sangat bergantung pada keselarasan strategi dan prioritas bisnis.
Belum ada jadwal pengganti
Sampai saat ini, OpenAI hanya menyampaikan bahwa perjalanan tersebut ditunda. Perusahaan belum mengumumkan apakah dan kapan kunjungan Altman ke Korea Selatan akan dijadwalkan ulang.
Ketiadaan jadwal baru membuat spekulasi soal arah hubungan OpenAI dengan mitra di Korea Selatan terus muncul. Namun, posisi Samsung yang makin penting dalam lanskap AI membuat peluang pertemuan lanjutan tetap terbuka.
Di tengah persaingan membangun infrastruktur AI global, penundaan pertemuan tingkat tinggi semacam ini menjadi indikator bahwa keputusan teknis dan bisnis di belakang layar bisa berdampak langsung pada langkah diplomasi korporat di panggung internasional.
Source: www.sammobile.com






