Libur panjang di Lamongan kini punya pilihan mobilitas yang lebih murah dan praktis. Bus Trans Jatim Koridor VII resmi melayani rute Terminal Lamongan–Terminal Paciran, sehingga wisata kota, religi, hingga bahari bisa dijangkau dengan lebih mudah.
Layanan ini menjadi alternatif menarik bagi keluarga yang ingin berkeliling tanpa bergantung pada kendaraan pribadi. Dengan tarif terjangkau dan rute yang melewati banyak titik aktivitas warga, perjalanan liburan di Lamongan terasa lebih efisien.
Akses dari pusat kota sampai pesisir
Koridor VII membuka akses dari kawasan pusat Lamongan menuju pesisir Paciran. Perjalanan bisa dimulai dari titik yang akrab bagi warga seperti Alun-Alun Lamongan, Lamongan Plaza, serta Lamongan Sport Center atau GOR Lamongan.
Jalur ini juga melewati kawasan pendidikan dan pusat aktivitas masyarakat. Titik yang dilalui antara lain UNISLA, UNISDA, SMAN 1 Lamongan, dan SMAN 2 Lamongan.
Keberadaan titik-titik tersebut membuat rute ini tidak hanya berguna untuk wisata. Layanan ini juga relevan bagi warga yang bergerak untuk aktivitas harian di dalam kota dan sekitarnya.
Tarif hemat dan beroperasi setiap hari
Bus Trans Jatim Koridor VII beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 WIB hingga 21.00 WIB. Tarifnya dipatok Rp 5 ribu untuk penumpang umum dan Rp 2.500 untuk pelajar maupun santri.
Skema harga itu membuat perjalanan wisata terasa lebih hemat, terutama saat libur panjang. Kondisi ini juga membantu masyarakat yang ingin menikmati Lamongan dengan cara yang lebih sederhana dan terjangkau.
Bagi wisatawan, tarif murah menjadi nilai tambah yang penting. Selain mengurangi biaya perjalanan, layanan ini memberi pilihan transportasi umum yang lebih mudah diakses untuk rute wisata populer.
Nuansa pedesaan di sepanjang jalur
Saat bus melintas di wilayah Sukodadi dan Karanggeneng, penumpang dapat melihat hamparan sawah hijau khas pedesaan Lamongan. Perjalanan pun tidak hanya sekadar perpindahan antartitik, tetapi juga memberi pengalaman visual yang khas.
Di kawasan Sukodadi, ada pula Warung Bu Sanati yang berada di jalur Sukodadi–Paciran. Titik singgah seperti ini menambah opsi aktivitas bagi penumpang yang ingin berhenti sejenak di sepanjang perjalanan.
Kehadiran jalur yang melewati lanskap pedesaan memberi daya tarik tersendiri. Hal ini membuat perjalanan menuju wilayah pesisir terasa lebih kontekstual dengan suasana Lamongan yang beragam.
Tujuan wisata unggulan di Paciran
Salah satu tujuan yang mudah dijangkau lewat koridor ini adalah Pemandian Air Panas Brumbun di Kecamatan Paciran. Objek wisata alam tersebut dikenal sebagai tempat relaksasi karena memiliki sumber air panas alami.
Masih di Paciran, wisatawan juga dapat menuju kompleks makam Sunan Drajat untuk wisata religi. Lokasi ini termasuk salah satu tujuan ziarah terbesar di Jawa Timur.
Rute ini juga membuka akses ke Wisata Bahari Lamongan yang dikenal sebagai ikon wisata keluarga di daerah tersebut. Dengan koneksi dari terminal kota ke kawasan pesisir, perjalanan ke destinasi wisata utama jadi lebih praktis.
Kehadiran Trans Jatim Koridor VII memberi dampak yang lebih luas dari sekadar transportasi murah. Jalur ini ikut mendukung pergerakan wisata dan ekonomi lokal Lamongan melalui akses yang lebih terbuka dari pusat kota hingga Paciran.
Source: surabaya.tribunnews.com