Li Auto Terseret Penurunan 18%, Bertaruh Pada SUV 5 Kursi Baru Untuk Balikkan Arah

Li Auto memasuki Juni dengan tekanan yang jelas: pengiriman Mei turun 18,37% secara tahunan menjadi 33.350 unit. Di saat pasar domestik makin ketat, perusahaan ini kini menggantungkan pemulihan pada pembaruan produk, terutama SUV flagship lima kursi yang segera masuk pasar.

Kinerja itu juga belum cukup menutup pelemahan pada periode yang lebih panjang. Selama lima bulan pertama tahun ini, total pengiriman Li Auto mencapai 162.577 unit, turun 3,03% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dorongan dari lini listrik murni

Di tengah penurunan total, tidak semua model melemah. Li i6 pure electric SUV mencatat pengiriman bulanan di atas 20.000 unit selama tiga bulan berturut-turut sejak Maret, menurut perusahaan.

Pencapaian itu penting karena Li Auto sedang memperluas pijakan di segmen kendaraan listrik murni. Langkah ini juga membantu menyeimbangkan tekanan yang lebih besar pada lini range-extended milik perusahaan.

Basis bisnis Li Auto sendiri masih besar, tetapi pertumbuhan jangka pendeknya melambat. Hingga 31 Mei, pengiriman kumulatif perusahaan telah mencapai 1.702.792 kendaraan.

L-series jadi pusat strategi baru

Li Auto kini mendorong pembaruan besar pada keluarga L-series untuk mengejar momentum baru. Pada Mei, perusahaan resmi meluncurkan sekaligus mulai mengirimkan Li L9 versi terbaru sebagai awal siklus update untuk SUV range-extended andalannya.

Respons awal pasar terhadap model itu terlihat positif. Varian high-end Livis dari all-new Li L9 mencatat lebih dari 10.000 pesanan pasti dalam dua minggu pertama setelah peluncuran.

Setelah Li L9, fokus berikutnya beralih ke Li L8. Model baru ini dijadwalkan meluncur resmi pada akhir Juni dengan perubahan besar pada posisi produk dan konfigurasi kabin.

Li Auto akan mengubah Li L8 dari layout enam kursi menjadi lima kursi. Pergeseran ini diarahkan ke pasar premium lima kursi dan sekaligus mencegah kanibalisasi internal dengan Li L9 yang juga memakai layout enam kursi.

SUV baru diposisikan lebih besar dan lebih mewah

All-new Li L8 tidak hanya berubah dari sisi jumlah kursi. Model ini juga akan hadir dengan dimensi yang lebih besar dan paket baterai berkapasitas lebih tinggi.

Peningkatan ukuran itu ditujukan untuk memberi ruang belakang yang lebih optimal bagi tata letak lima kursi. Di saat yang sama, Li Auto ingin meningkatkan kenyamanan penumpang dan memperkuat daya tarik di segmen premium.

Sebelum peluncuran model baru, perusahaan juga akan menggelar acara teknologi khusus pada Juni. Agenda itu akan memamerkan perkembangan terbaru di bidang interaksi dalam kabin, foundation models, assisted driving, dan chip buatan sendiri.

Tekanan laba membayangi ekspansi

Dorongan produk ini hadir ketika kondisi keuangan perusahaan sedang tertekan. Pada kuartal pertama, Li Auto mencatat rugi bersih 2,3 miliar yuan, atau sekitar $340 juta, dan mengakhiri tren profitabilitas sebelumnya.

Pelemahan laba terutama dipicu perang harga yang tajam di pasar. Margin kotor Li Auto pada kuartal pertama turun ke 7,9% dari 20,5% setahun sebelumnya, yang mencerminkan penurunan harga jual rata-rata.

Untuk kuartal kedua, panduan perusahaan juga cukup konservatif. Li Auto memperkirakan pengiriman kendaraan berada di kisaran 95.000 hingga 100.000 unit, di bawah panduan sejumlah rival lokal seperti Nio dan Xpeng.

Ekspansi global dan penguatan jaringan

Di luar pasar domestik, Li Auto mulai mempercepat ekspansi global. Perusahaan berencana membawa Li i6 pure electric SUV ke pasar Eropa pada paruh kedua tahun ini.

Untuk pasar kendaraan setir kanan, versi setir kanan dari Li Mega akan diluncurkan di Hong Kong dan Singapura pada akhir tahun. Sementara itu, versi internasional eksklusif dari all-new Li L9 dijadwalkan masuk ke pasar seperti Timur Tengah dan Asia Tengah pada kuartal ketiga.

Di dalam negeri, Li Auto juga terus memperkuat jaringan layanan dan pengisian daya. Hingga akhir Mei, perusahaan mengoperasikan 498 toko ritel dan 4.088 stasiun super charging di China.

Source: cnevpost.com

Terkait