Lexus TZ datang dengan pesan yang tidak biasa untuk sebuah SUV listrik premium: kecepatan bukan pusat cerita. Model year 2027 ini justru menonjolkan kabin yang hening, lapang, dan nyaman untuk semua penumpang.
Pendekatan itu membuat TZ terasa lebih seperti ruang santai berjalan daripada kendaraan yang hanya dibangun untuk impresi akselerasi. Lexus menempatkan konsep “Driving Lounge” sebagai dasar, sehingga pengalaman berkendara tidak lagi berputar di sekitar pengemudi semata.
Kabin jadi nilai jual utama
Sebagai SUV listrik murni tiga baris pertama Lexus dengan sistem penggerak All Wheel Drive, TZ juga menandai arah baru bagi lini SUV premium merek itu. Platform EV khusus dipakai untuk menurunkan lantai dan memperpanjang wheelbase, sehingga ruang di dalam kabin terasa lebih terbuka.
Lexus memberi perhatian besar pada kualitas suasana di dalam mobil karena mobil listrik cenderung membuat bunyi kecil lebih mudah terdengar. Karena itu, TZ memakai material peredam akustik khusus, sistem pengontrol getaran, dan spion aerodinamis untuk menekan suara angin.
Interiornya juga dibuat hangat dan modern. Salah satu detail menonjol adalah penggunaan forged bamboo dari Pulau Shikoku pada panel kabin sebagai bagian dari pendekatan craftsmanship tradisional yang ramah lingkungan.
Ruang luas hingga baris ketiga
Tata letak kabin dibuat terbuka dengan panel instrumen yang ramping. Panoramic roof berukuran besar ikut memperkuat kesan lapang di seluruh area interior.
Baris kedua memakai captain seat dengan ventilasi dan power ottoman. Lexus menyebut fitur ini sebagai yang pertama kali hadir di SUV Lexus, sehingga kenyamanan penumpang belakang mendapat porsi khusus.
Baris ketiga juga tidak diperlakukan sebagai sekadar kursi tambahan. Lexus merancangnya menyerupai sofa agar tetap nyaman untuk orang dewasa, sementara walk-in button di kursi baris kedua memudahkan akses ke belakang, termasuk saat car seat terpasang.
Kapasitas bagasinya pun fleksibel, dari 290 liter hingga 2.017 liter saat semua jok dilipat rata. Ini membuat TZ tidak hanya menonjol di sisi kemewahan, tetapi juga praktis untuk kebutuhan harian maupun perjalanan panjang.
Tenaga ada, tetapi bukan sorotan utama
Di balik karakter kabinnya yang tenang, Lexus TZ AWD membawa dua motor listrik. Motor depan dan belakang masing-masing menghasilkan 227 PS dan 268,6 Nm, dengan output gabungan 300 kW atau sekitar 408 PS.
Akselerasi 0–100 km/jam diklaim selesai dalam 5,4 detik. Angka itu menunjukkan Lexus tetap menyiapkan performa, tetapi jelas bukan itu yang ingin dijadikan senjata utama pada TZ.
Baterai besar dan pengisian cepat
TZ hadir dengan dua pilihan baterai lithium-ion, yakni 76,96 kWh dan 95,82 kWh. Varian terbesar menawarkan jarak tempuh hingga 640 km di pasar China, 620 km di Jepang, 530 km di Eropa, dan sekitar 480 km di Amerika Utara.
Untuk pengisian, Lexus menyebut dukungan fast charging DC 150 kW yang memungkinkan baterai terisi dari 10 persen ke 80 persen dalam 35 menit. SUV ini juga mendukung berbagai standar pengisian global, termasuk NACS, CCS, CHAdeMO, dan GB/T.
Teknologi dan keselamatan ikut diperbarui
TZ menjadi model Lexus pertama yang memakai sistem multimedia Lexus Interface generasi terbaru. Sistem ini dibekali layar yang lebih tajam, komputasi lebih cepat, dan konektivitas AT&T 5G.
Pengguna juga mendapat home screen yang bisa dikustomisasi, voice assistant “Hey Lexus” terbaru, navigasi full-screen, EV Routing, EV Range Map, dan Drive Recorder. Dukungan SiriusXM 360L, Spotify, Apple CarPlay wireless, serta Android Auto wireless juga tersedia.
Di sisi keselamatan, Lexus Safety System+ 4.0 hadir sebagai standar. Lexus menyebut sistem ini lebih natural dan lebih “manusiawi” saat melakukan intervensi, sejalan dengan misi menuju zero accident melalui pendekatan yang disebut “The Standard of Confidence”.
Dengan kabin yang hening, interior mewah, ruang yang luas, dan teknologi baru, Lexus TZ memperlihatkan bahwa SUV listrik premium tidak harus menang lewat angka akselerasi. Lexus memilih menjadikan ketenangan dan kenyamanan sebagai daya tarik utama, sambil tetap menyisakan performa yang cukup untuk menjaga status premiumnya.







