Letbe Neon 2026 muncul sebagai skutik kompak bergaya retro-modern yang langsung menarik perhatian di kelas harian. Bukan hanya karena tampilannya yang klasik, motor ini juga membawa paket fitur keselamatan yang terasa lebih lengkap dari banyak rival sekelasnya.
Yang paling menonjol, Letbe Neon 2026 sudah dibekali ABS dual-channel dan TCS. Dua fitur ini biasanya lebih sering dibicarakan di kelas yang lebih tinggi, sehingga kehadirannya di skutik kecil menjadi nilai jual yang sulit diabaikan.
Desain retro-modern yang ringkas
Secara visual, bodinya dibuat kompak dengan siluet yang agak membulat. Bagian depan menampilkan lampu utama di batok, DRL, dan lampu sein di posisi bawah untuk memberi nuansa retro yang kuat.
Karakter itu membuatnya sekilas mengingatkan pada Suzuki Saluto 125. Namun, Letbe Neon 2026 tetap punya identitas sendiri lewat proporsi bodi yang lebih ringkas dan kesan kalem untuk mobilitas harian.
Mesin 125cc yang fokus ke efisiensi
Di sektor mesin, Letbe Neon 2026 memakai konfigurasi 1 silinder 125cc berpendingin udara. Tenaga maksimumnya mencapai 9,2 hp pada 7.500 rpm, sedangkan torsinya 10 Nm pada 5.500 rpm.
Seluruh tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi CVT. Karakter ini menegaskan posisinya sebagai skutik harian yang mengutamakan kemudahan pakai, bukan performa ekstrem.
Irit dan jarak tempuhnya panjang
Letbe Neon 2026 disebut mampu mencatat konsumsi bahan bakar 2,2 liter per 100 km atau sekitar 45,5 km/liter. Untuk skutik harian, angka ini tergolong menarik karena memberi ruang lebih besar untuk efisiensi penggunaan.
Dengan tangki bensin 5,4 liter, motor ini diklaim sanggup menempuh hingga sekitar 300 kilometer dalam sekali isi penuh. Bagi pengguna yang sering bepergian di dalam kota, jarak tempuh seperti ini bisa jadi keuntungan penting.
Ringkas, ringan, dan mudah diajak lincah
Dimensi totalnya tercatat 1.810 x 705 x 1.110 mm, dengan wheelbase 1.266 mm dan ground clearance 135 mm. Bobotnya hanya 108 kilogram, sehingga motor ini terasa sangat ringan untuk ukuran skutik modern.
Letbe Neon 2026 juga memakai suspensi depan teleskopik standar dan shock tunggal di belakang. Sementara itu, roda 12 inci dengan ban 110/90 di depan dan belakang memperkuat karakter kompaknya untuk penggunaan perkotaan.
Fitur keselamatan dan kenyamanan yang lengkap
Selain ABS dual-channel dan TCS, skutik ini juga dibekali lampu full LED, panel instrumen kombinasi analog-digital, Smartkey, USB charger, dan CBS. Paket tersebut membuatnya terasa lebih modern untuk kelas skutik kecil bergaya retro.
Untuk sistem pengereman, tersedia konfigurasi cakram depan-belakang atau cakram depan dan tromol belakang, tergantung varian. Kehadiran ABS dual-channel menjadi sorotan tersendiri karena fitur ini jarang ditemukan di segmen yang sama.
Harga masih kompetitif
Di Tiongkok, Letbe Neon 2026 dipasarkan seharga 8.670 Yuan atau sekitar Rp 22,9 jutaan. Di Indonesia, motor ini dijual Rp 19.800.000 OTR Jabodetabek, sehingga posisinya tetap terasa agresif di pasar skutik retro-modern.
Dengan banderol di bawah Rp 20 juta di Indonesia, Letbe Neon 2026 masuk ke area harga yang cukup menarik untuk konsumen yang mencari skutik ringkas, irit, dan berfitur keselamatan lengkap. Kombinasi itu membuatnya tampil sebagai opsi yang layak diperhatikan di kelasnya.
Source: ridertua.com






