Lenovo kembali mengincar pasar desktop gaming kelas menengah dengan Lecoo Bellator Blade 7000. Perangkat ini mencuri perhatian karena membawa Intel Core Ultra dan Nvidia RTX 5060 ke harga yang jauh lebih terjangkau.
Desktop gaming ini dijadwalkan mulai dijual pada 13 Mei di Tiongkok. Lenovo menempatkannya bukan hanya untuk bermain game modern, tetapi juga untuk multitasking, editing ringan, dan penggunaan harian yang tetap responsif.
Performa utama untuk gamer dan pekerjaan harian
Di bagian prosesor, Lenovo memakai Intel Core Ultra 5 230F. Chip ini memiliki 10 inti dan 10 thread, berjalan di motherboard dengan chipset Intel H810, dan bisa melaju hingga 5.0GHz dengan cache 24MB.
Kombinasi itu membuat Bellator Blade 7000 relevan untuk gamer kelas menengah yang juga butuh PC serbaguna. Prosesor tersebut diarahkan untuk streaming, browsing, pengolahan multimedia, dan editing dokumen tanpa terasa berat.
RTX 5060 hadir dalam dua pilihan
Untuk grafis, Lenovo menyediakan dua opsi, yaitu Nvidia GeForce RTX 5060 dan RTX 5060 Ti. Keduanya memakai arsitektur Blackwell yang diklaim lebih efisien dan lebih kencang dibanding generasi sebelumnya.
Dua GPU itu dibekali memori GDDR7 8GB dengan bus 128-bit. Konfigurasi ini ditujukan agar transfer data tetap cepat dan performa lebih stabil saat menjalankan game AAA dengan kualitas grafis tinggi.
Lenovo juga menyertakan dukungan software Nvidia seperti DLSS 4 dan Reflex 2. DLSS 4 memanfaatkan AI frame generation untuk menaikkan frame rate, sedangkan Reflex 2 membantu menekan latency saat bermain game kompetitif.
RAM besar dan penyimpanan yang fleksibel
Seluruh varian Bellator Blade 7000 hadir dengan RAM DDR5 24GB. Kapasitas ini memberi ruang lega untuk gaming modern sekaligus multitasking berat.
Untuk penyimpanan, pengguna bisa memilih SSD PCIe 512GB atau 1TB. Lenovo menyebut SSD ini akan mempercepat booting, loading game, dan transfer file berukuran besar.
Pendinginan, daya, dan ruang upgrade
Desktop ini memakai power supply 500W untuk menopang seluruh komponennya. Lenovo juga mengklaim sistem pendingin internalnya sanggup menangani panas hingga 700W lewat jalur aliran udara standar yang dioptimalkan.
Dari sisi bodi, Bellator Blade 7000 tampil dengan panel samping kaca transparan dan pencahayaan RGB. Casing ini memakai baja galvanis 0,8mm dan baja 1mm pada bagian struktural seperti tray motherboard dan panel samping.
Ruang upgrade juga dibuat luas. Casing ini bisa menampung kartu grafis hingga 390mm, atau 420mm jika kipas depan dilepas, lalu mendukung pendingin CPU setinggi 165mm dan power supply hingga 290mm.
Untuk pengguna yang ingin pendinginan cair, tersedia ruang radiator 360mm di bagian atas. Ada juga titik pemasangan hingga 12 kipas pendingin serta sangkar drive untuk dua hard drive fisik tambahan.
Konektivitas dan banderol harga
Bellator Blade 7000 dibekali Wi-Fi 6, Bluetooth 5.2, dan Gigabit Ethernet. Di bagian depan tersedia dua port USB 3.2 Gen 1 dan jack headphone, sedangkan panel belakang menyediakan kombinasi USB 3.2, USB 2.0, audio, dan display standar.
Soal harga, varian dasar dengan RTX 5060 dan SSD 512GB dibanderol 8.199 yuan atau sekitar Rp2,7 jutaan. Varian RTX 5060 Ti dijual 8.499 yuan, sedangkan opsi penyimpanan 1TB membuat harganya naik menjadi 8.999 yuan.
Dengan kombinasi Intel Core Ultra, GPU Nvidia RTX seri 50, RAM besar, dan ruang upgrade yang longgar, Bellator Blade 7000 menjadi salah satu desktop gaming menengah Lenovo yang paling menarik saat ini. Perangkat ini diarahkan untuk pengguna yang ingin performa tinggi tanpa harus naik ke kelas PC flagship.







