Presiden Latvia Edgars Rinkevics menuding Rusia telah berupaya menyabotase negara-negara NATO, termasuk Latvia sendiri. Tuduhan itu menambah tingkat kewaspadaan di kawasan Baltik yang selama ini sudah sensitif terhadap ancaman keamanan.
Pernyataan Rinkevics disampaikan dalam konferensi pers bersama Presiden Lithuania Gitanas Nauseda di Vilnius, Rabu (15/7). Ia mengatakan sejumlah negara NATO telah memberi informasi bahwa Moskow mencoba mengusik keamanan negara-negara anggota aliansi tersebut dengan berbagai cara.
Ancaman yang disebut tak hanya militer
Menurut Rinkevics, upaya yang diduga dilakukan Rusia tidak terbatas pada satu pola tertentu. Ia menyebut ada berbagai cara yang dipakai untuk melakukan sabotase dan melemahkan stabilitas di wilayah itu.
Informasi yang diterima Latvia dan Lithuania juga disebut datang dari negara-negara NATO lain serta berbagai lembaga terkait. Namun, Rinkevics tidak merinci negara mana saja yang disebut menjadi sasaran.
| Tokoh | Pernyataan Kunci | Konteks |
|---|---|---|
| Edgars Rinkevics | Rusia diduga melakukan berbagai upaya sabotase | Disampaikan dalam konferensi pers di Vilnius, Rabu (15/7) |
| Gitanas Nauseda | Rusia disebut tengah merencanakan serangan terhadap infrastruktur | Diungkap dalam wawancara yang diterbitkan pada Rabu pagi |
Lithuania perketat pengamanan infrastruktur
Nauseda sebelumnya menyinggung bahwa Rusia sedang merencanakan serangan terhadap infrastruktur. Sebagai langkah pencegahan, Lithuania memperketat keamanan di sekitar lokasi energi dan transportasi.
Langkah itu menunjukkan fokus baru negara-negara Baltik pada perlindungan fasilitas vital. Di tengah meningkatnya kekhawatiran, ancaman nonmiliter kini ikut menjadi perhatian utama di kawasan NATO.
Source: www.cnnindonesia.com






