Menjelang AirAsia HYROX Jakarta, Puma Indonesia menyiapkan para atlet dan brand ambassador lewat latihan terstruktur yang sudah berjalan hampir 3 bulan. Pendekatan ini tidak hanya mengejar fisik yang kuat, tetapi juga strategi lomba yang lebih matang.
Arahan itu menjadi penting karena HYROX menuntut kombinasi daya tahan, kekuatan, dan ketepatan eksekusi di setiap station. Para peserta harus berlari dalam rangkaian tertentu yang diselingi delapan stasiun latihan dengan gerakan menarik, mendorong, hingga loncat.
Latihan yang tak berhenti di teknik dasar
Rachmat B. Trilaksono, Team Head Marketing PUMA Indonesia, menjelaskan bahwa program “Road to AirAsia HYROX Jakarta” memadukan pembinaan komunitas, latihan terstruktur, dan pengalaman langsung. Menurut dia, para peserta mendapat bimbingan dari atlet yang sudah berpengalaman tampil di HYROX.
Latihan itu juga membahas detail yang kerap menentukan hasil lomba. Mulai dari fueling, pacing, hingga transisi antar-stasiun, semua diarahkan agar peserta tidak hanya kuat, tetapi juga paham cara mengelola tenaga sepanjang lomba.
Rachmat menegaskan bahwa pengalaman seperti itu tidak bisa didapat dari latihan umum saja. Dalam konferensi pers jelang AirAsia HYROX Jakarta pada Jumat, 26 Juni 2026, ia mengatakan, “Dan itu hanya didapat dari yang sudah berpengalaman.”
Simulasi untuk menghadapi tekanan lomba
Selain latihan rutin, Puma Indonesia juga menggelar simulasi HYROX menjelang pertandingan. Simulasi ini dibuat agar peserta merasakan tantangan dan tekanan yang mungkin muncul saat hari perlombaan.
Dengan format yang dibuat semirip mungkin, simulasi tersebut memberi gambaran lebih jelas tentang ritme kompetisi sesungguhnya. Puma Indonesia berharap para atlet bisa datang ke arena dengan kesiapan mental dan fisik yang lebih utuh.
Gear terbaru ikut disiapkan
Dukungan persiapan juga datang dari gear terbaru PUMA x HYROX Deviate NITRO Elite 4. Sepatu ini dikurasi khusus untuk kebutuhan HYROX dan dirancang untuk menunjang performa di lintasan kompetisi.
Rachmat menyebut daya cengkeram sebagai salah satu aspek yang paling penting dari sepatu tersebut. “PUMAGRIP memiliki daya cengkram yang kuat itu paling penting untuk bisa memberikan traksi yang paling maksimal di permukaan HYROX dan setiap station,” ujarnya.
Ibnu Jamil dan Sheryl Sheinafia ikut turun
Sejumlah atlet dan brand ambassador Puma Indonesia juga menyatakan kesiapan mereka menghadapi HYROX Jakarta. Ibnu Jamil akan tampil untuk pertama kalinya dan mengikuti latihan rutin yang disebutnya sangat menantang.
Ia akan turun di kategori mix double bersama istrinya, Ririn Ekawati. Ibnu menegaskan pentingnya menyelesaikan tantangan yang sudah dimulai bersama pasangan, dengan mengatakan, “Apapun yang sudah dimulai harus diselesaikan.”
Sheryl Sheinafia juga menyiapkan diri untuk debut di HYROX. Penyanyi itu akan tampil di kategori double bersama sahabatnya setelah menjalani latihan intensif.
Program persiapan Puma Indonesia tidak hanya diikuti atlet dan brand ambassador. Sebanyak 60 individu lain juga mendapat pembinaan langsung dari mentor berpengalaman, sehingga persiapan menuju AirAsia HYROX Jakarta menitikberatkan pada fisik, taktik, dan eksekusi di setiap station.
Source: www.medcom.id






