Larissa Chou Diserang Banyak Akun Palsu di Tengah Proses Cerai

Author: Cung Media

Larissa Chou mengaku menjadi sasaran serangan di media sosial dari banyak akun palsu yang diduga dipakai untuk menyebarkan fitnah dan komentar kebencian. Situasi itu mencuat saat namanya kembali ramai diperbincangkan publik di tengah proses perceraiannya dengan Ikram Rosadi.

Lewat akun Threads pribadinya, @larissachou, Larissa menilai serangan itu berasal dari satu orang yang sangat berupaya merusak citra dirinya. Ia menyebut orang tersebut membuat banyak akun untuk mengirim utasan dan komentar bernada kebencian.

Larissa melihat ada upaya terarah untuk menjatuhkan citranya

Dalam unggahannya, Larissa menggambarkan pelaku sebagai sosok yang sangat intens menyerang dirinya di dunia maya. Menurut dia, tindakan itu bukan sekadar komentar iseng, melainkan usaha yang sengaja diarahkan untuk membentuk persepsi buruk tentang dirinya.

Larissa juga menilai orang itu tidak menyukainya dan ingin publik melihat dirinya sesuai gambaran yang dibangun lewat fitnah. Meski serangannya terasa datang dari banyak pihak, ia menegaskan bahwa semuanya diduga berasal dari satu orang yang sama.

Respons Larissa terhadap komentar kebencian

Larissa mengaku sempat terganggu oleh serangan tersebut, tetapi kini tidak lagi terlalu memikirkannya. Ia justru merasa jijik dan kasihan karena ada orang yang rela menghabiskan waktu untuk menyerang orang lain dengan cara seperti itu.

Ia juga menyinggung pentingnya memahami nilai diri dan menjaga ketenangan emosional. Dalam pandangannya, seseorang yang memiliki ketenangan batin akan lebih mampu menghadapi ujaran kebencian tanpa terlalu larut dalam gangguan yang ditimbulkan.

Sorotan publik di tengah proses perceraian

Pernyataan Larissa muncul saat dirinya kembali menjadi perhatian publik karena mengajukan gugatan cerai terhadap Ikram Rosadi di Pengadilan Agama Ngamprah, Bandung, Jawa Barat. Gugatan itu membuat kehidupan pribadinya ikut disorot di ruang publik dan media sosial.

Larissa dan Ikram diketahui menikah sejak 2023, dan sidang perdana gugatan cerai telah digelar pada Senin (15/6/2026). Di tengah sorotan tersebut, Larissa juga menghadapi gelombang komentar negatif yang ia sebut berasal dari akun-akun palsu yang sengaja dibuat untuk menyerangnya.

Source: www.beritasatu.com
Terbaru