Lamborghini Urus SE Performante datang sebagai varian tertinggi di keluarga Urus SE dengan karakter yang unik. SUV ini tidak hanya mengejar tenaga besar, tetapi juga menawarkan jarak jelajah listrik yang masih bisa dipakai untuk kebutuhan harian tertentu.
Sistem plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV yang dipakai menggabungkan mesin bensin 4.0 liter V8 twin-turbocharged dengan satu motor elektrik yang ditempatkan di antara mesin dan girboks. Kombinasi itu menghasilkan tenaga maksimum 810 PS dan torsi puncak 1.000 Nm.
Lebih bertenaga dari Urus SE standar
Angka tersebut membuat Urus SE Performante berada di atas Urus SE standar yang mencatat 800 PS dan 950 Nm. Kenaikan output itu dicapai lewat kalibrasi ulang perangkat lunak manajemen mesin serta penggunaan sistem saluran pembuangan gas buang kustom.
Lamborghini juga menyiapkan knalpot titanium hasil kerja sama dengan Akrapovic untuk mendukung karakter performa mobil ini. Pipa pembuangan berbahan titanium itu memangkas bobot 10 kilogram sekaligus menghilangkan bagian sambungan pipa-X agar aliran gas buang lebih lancar.
| Model | Daya Maksimum | Torsi Puncak |
|---|---|---|
| Urus SE | 800 PS | 950 Nm |
| Urus SE Performante | 810 PS | 1.000 Nm |
Bobot lebih ringan, efisiensi lebih baik
Secara keseluruhan, Urus SE Performante lebih ringan 32 kilogram dengan bobot kosong 2.473 kilogram. Penghematan itu datang dari sejumlah detail teknis yang dirancang untuk mengejar performa tanpa mengorbankan efisiensi secara berlebihan.
Sistem pengereman baru Integrated Power Brake menyumbang pengurangan 4 kilogram. Paket peredaman NVH menghemat 3,3 kilogram, sementara material interior Corsa Tex by Dinamica memangkas 2,7 kilogram.
| Komponen | Penghematan Bobot | Keterangan |
|---|---|---|
| Knalpot titanium Akrapovic | 10 kg | Tanpa sambungan pipa-X |
| Integrated Power Brake | 4 kg | Sistem pengereman baru |
| Paket NVH | 3,3 kg | Peredaman kabin |
| Corsa Tex by Dinamica | 2,7 kg | Material interior |
Masih bisa jalan 60 kilometer tanpa bensin
Di sektor elektrifikasi, SUV super ini membawa baterai lithium-ion berkapasitas 25,9 kWh. Paket tersebut memungkinkan mobil melaju hingga 60 kilometer dalam mode listrik murni tanpa konsumsi bensin.
Kombinasi PHEV membuat Urus SE Performante tetap relevan untuk penggunaan tertentu yang membutuhkan mobilitas tanpa emisi. Di saat yang sama, identitas Lamborghini sebagai SUV super tetap dijaga lewat karakter performa yang agresif.
Aerodinamika dan sasis dibuat lebih ekstrem
Lamborghini memakai banyak komponen serat karbon pada kap mesin, atap, wheel arches, side skirts, hingga diffuser belakang. Rancangan ini menurunkan koefisien hambatan udara sebesar 3 persen dan meningkatkan downforce hingga 23 persen dibanding Urus SE standar.
Aliran udara juga dioptimalkan lewat saluran S-duct di kap depan, ventilasi fender, dan diffuser kolong mobil yang dibesarkan. Di bagian bawah, sasis ditopang suspensi udara dual-chamber dual-valve pintar yang diklaim mampu mereduksi body roll sampai 55 persen.
Jarak pijak roda dibuat 16 mm lebih lebar untuk membantu stabilitas saat bermanuver. Pendekatan ini membuat Urus SE Performante tampil lebih agresif sekaligus mendukung kestabilan pada kecepatan tinggi.
Mode Rally dan kabin modern
Selain mode Strada, Sport, dan Corsa, Lamborghini menambahkan Rally Mode untuk memberi kendali dan kesenangan berkendara di permukaan tanah atau kerikil lepas. Pilihan peleknya tersedia dalam ukuran 22 inci atau 23 inci dengan ban Pirelli atau Bridgestone Potenza Race.
Di dalam kabin, dasbor memakai monitor layar sentuh hiburan 12,3 inci dengan tampilan grafis modern. Desain antarmuka itu terinspirasi dari hypercar V12 Lamborghini Revuelto, sehingga kesan futuristis tetap hadir di balik karakter SUV yang sangat bertenaga.
Source: carvaganza.com






