Laba BRINS Melonjak ke Rp674,75 Miliar, Solvabilitas Tetap Nyaris 3 Kali Batas Minimum

Author: Cung Media

PT BRI Asuransi Indonesia atau BRINS membukukan laba setelah pajak Rp674,75 miliar pada 2025. Angka ini tumbuh 21,15% dibandingkan laba Rp556,95 miliar yang dicatatkan pada tahun sebelumnya.

Lonjakan laba itu terjadi saat rasio solvabilitas perusahaan turun secara tahunan, tetapi tetap berada jauh di atas ketentuan regulator. Rasio solvabilitas BRINS tercatat 357,90%, atau hampir tiga kali lipat dari batas minimum 120% modal minimum berbasis risiko.

Posisi tersebut menunjukkan ruang penyangga modal perusahaan masih besar untuk menghadapi risiko bisnis asuransi. Pada 2024, rasio solvabilitas BRINS berada di level 374,22%.

Modal Tetap Menjadi Penyangga Utama

Berdasarkan laporan keuangan audited tahun buku 2025, tingkat solvabilitas BRINS mencapai Rp1,78 triliun. Nilainya meningkat dari Rp1,59 triliun pada 2024.

Di sisi lain, modal minimum berbasis risiko atau MMBR tercatat Rp496,44 miliar. Dengan demikian, perusahaan memiliki kelebihan tingkat solvabilitas sekitar Rp1,28 triliun di atas kebutuhan minimum berbasis risiko.

Indikator Kesehatan Keuangan Posisi 2025 Acuan atau Perubahan
Rasio solvabilitas 357,90% Minimum 120% dari MMBR
Tingkat solvabilitas Rp1,78 triliun Naik dari Rp1,59 triliun
MMBR Rp496,44 miliar Kelebihan Rp1,28 triliun
Rasio likuiditas 206,47% Posisi 2025

Selain kecukupan modal, rasio kecukupan investasi perusahaan berada pada 204,76%. Rasio likuiditasnya juga mencapai 206,47%, yang mencerminkan kemampuan memenuhi kewajiban kepada pemegang polis tetap terjaga.

Pendapatan dan Investasi Menguat

Pertumbuhan laba BRINS ditopang oleh kenaikan pendapatan jasa asuransi menjadi Rp3,73 triliun sepanjang 2025. Pendapatan tersebut meningkat 10,73% dari Rp3,36 triliun pada tahun sebelumnya.

Hasil asuransi bersih tercatat Rp977,14 miliar, naik 19,20% secara tahunan. Sementara itu, hasil asuransi dan investasi bersih mencapai Rp1,07 triliun atau tumbuh 16,66%.

Pos Keuangan 2025 Perubahan Tahunan
Total aset Rp7,92 triliun Naik 15,89%
Nilai investasi Rp3,74 triliun Naik 19,63%
Pendapatan jasa asuransi Rp3,73 triliun Naik 10,73%
Laba sebelum pajak Rp870,60 miliar Naik 18,80%

Total aset BRINS pada akhir Desember 2025 mencapai Rp7,92 triliun. Nilai tersebut naik 15,89% dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar Rp6,83 triliun, seiring peningkatan nilai investasi.

Nilai investasi perusahaan tercatat Rp3,74 triliun atau tumbuh 19,63% secara tahunan. Pertumbuhan ini berlangsung bersamaan dengan ekspansi aset serta aktivitas bisnis asuransi selama tahun buku 2025.

Laba sebelum pajak naik 18,80% menjadi Rp870,60 miliar. Laba komprehensif juga meningkat 20,47% menjadi Rp670,24 miliar.

Liabilitas Kontrak Asuransi Ikut Bertambah

Di tengah ekspansi bisnis, liabilitas kontrak asuransi meningkat 16,66% menjadi Rp4,72 triliun pada akhir 2025. Sebaliknya, liabilitas lainnya turun 10,29% menjadi Rp416,17 miliar.

Akumulasi laba ditahan BRINS mencapai Rp2,47 triliun setelah meningkat 25,48% dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini memperkuat posisi ekuitas perusahaan di tengah pertumbuhan kewajiban kontrak asuransi.

Laporan keuangan audited BRINS untuk tahun buku 2025 memperoleh opini Wajar Tanpa Modifikasian dari auditor independen. Laporan tersebut telah disusun dengan mengacu pada PSAK 117 yang mengatur kontrak asuransi.

BRINS merupakan perusahaan asuransi yang dimiliki PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebesar 90%. Sisa 10% kepemilikan berada pada Yayasan Kesejahteraan Pekerja Bank Rakyat Indonesia.

Source: finansial.bisnis.com
Terbaru