Kygo akhirnya merilis remix resmi “Kygo Jo”, dan langkah itu langsung menyeret nama Erling Braut Haaland kembali ke cerita lama yang tak banyak orang ingat. Bagi publik, momen ini bukan sekadar rilis musik baru, tetapi pengingat bahwa penyerang Norwegia itu pernah mencoba jalur hip-hop sebelum dikenal sebagai mesin gol.
Haaland merespons rilis tersebut lewat Instagram dengan nada santai. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kygo dan bahkan bertanya apakah momen itu membuatnya “resmi menjadi seorang artis” sekarang.
Janji Kygo yang akhirnya ditepati
Remix Kygo Jo tidak muncul begitu saja. Sebelumnya, Kygo sempat menunjukkan proses pengerjaan ulang lagu itu dan berjanji akan merilis versi penuh jika Haaland berhasil membobol gawang Brasil di Piala Dunia 2026.
Janji itu kemudian terpenuhi setelah Haaland mencetak dua gol yang membawa Norwegia menang 2-1 atas Brasil pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kygo lalu menandai pencapaian itu lewat unggahan Instagram pribadinya.
Di unggahan Haaland sendiri, ia juga membagikan tangkapan layar saat memutar Kygo Jo Remix di layanan streaming. Ia menampilkan foto dirinya bersama rekan satu timnas U-17 Norwegia yang ikut terlibat dalam proyek musik tersebut.
Jejak rap Haaland bersama Flow Kingz
Di luar lapangan, Haaland memang sempat punya riwayat unik di dunia musik. Pada 2016, saat masih membela Timnas U-17 Norwegia, ia membentuk trio hip-hop bernama Flow Kingz bersama Erik Botheim dan Erik Tobias Sandberg.
Bersama grup itu, mereka merilis single debut “Kygo Jo” yang dilengkapi video musik jenaka. Video tersebut diunggah resmi ke kanal YouTube mereka pada 31 Agustus 2016.
Itulah yang membuat remix terbaru ini terasa seperti membuka kembali arsip lama, bukan sekadar merilis lagu baru. Proyek ini menghubungkan lagi dua dunia yang jarang bertemu: sepak bola internasional dan musik rap Norwegia.
Sebagai catatan, Haaland yang kini berusia 25 tahun tetap dikenal utama sebagai penyerang, tetapi kisah Flow Kingz menunjukkan sisi lain yang pernah ia coba sebelum nama besarnya melejit. Remix dari Kygo membuat cerita itu kembali hidup, lengkap dengan respons langsung dari orang yang pernah jadi bagian dari proyek aslinya.
