BMKG memprakirakan cuaca di DIY dan Jateng pada Rabu, 24 Juni 2026 akan diwarnai kabut di sejumlah wilayah. Sorotan utamanya ada pada Kulon Progo dan Bantul, dua daerah yang berpotensi mengalami perubahan jarak pandang saat warga beraktivitas.
Kondisi ini penting diperhatikan terutama bagi pengguna jalan yang melintas antardaerah atau melewati jalur selatan. Udara kabur, kabut, dan kelembapan tinggi dapat muncul pada waktu tertentu dan memengaruhi kenyamanan berkendara.
Kulon Progo berpeluang cerah hingga berkabut
Kulon Progo diprakirakan mengalami rentang cuaca dari cerah hingga berkabut. BMKG juga menyebut wilayah ini berpeluang mengalami asap, berawan, dan udara kabur.
Suhu di Kulon Progo diperkirakan berada pada kisaran 20 hingga 32 derajat Celsius. Kelembapan udaranya diprakirakan 62–98 persen, dengan kondisi yang cenderung lebih tinggi pada malam dan dini hari.
Bantul cenderung cerah berawan, tapi tetap ada potensi kabut
Bantul diprakirakan didominasi cuaca cerah berawan, namun udara kabur masih bisa muncul pada waktu tertentu. Artinya, kondisi langit yang terlihat bersahabat belum tentu diikuti jarak pandang yang stabil.
Suhu di Bantul diperkirakan berada pada kisaran 19 hingga 32 derajat Celsius. Kelembapan udaranya berada di rentang 59–98 persen, dengan angka maksimum yang berpeluang memicu pengembunan.
Pengendara diminta lebih waspada di jalur rawan kabut
BMKG mengingatkan masyarakat yang hendak bepergian agar mewaspadai perubahan pandangan di jalan. Peringatan ini terutama relevan bagi pengendara yang melintasi kawasan rawan kabut dan udara kabur.
Pengendara disarankan menyalakan lampu utama kendaraan saat melintas di jalur yang berpotensi berkabut. Langkah lain yang dianjurkan adalah memeriksa fungsi lampu kabut, menjaga jarak aman antar-kendaraan, dan memantau pembaruan cuaca dari saluran resmi stasiun meteorologi.
BMKG juga terus memantau pergerakan awan dan kecepatan angin di sepanjang pesisir selatan Jawa. Pemantauan berkala ini menjadi bagian dari pembaruan informasi cuaca yang dapat dipakai warga sebelum beraktivitas.
Source: www.pdiperjuanganbali.id






