
Kabar duka datang dari persiapan konser besar Shakira di Rio de Janeiro, Brasil, setelah seorang pekerja konstruksi tewas saat membantu merakit panggung di kawasan Pantai Copacabana. Insiden itu terjadi di tengah pembangunan panggung untuk konser gratis Todo Mundo No Rio yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Mei.
Tragedi ini membuat nasib konser Shakira masih belum pasti. Hingga saat ini, pihak penyelenggara dan tim manajemen sang penyanyi belum memberikan kepastian apakah pertunjukan tetap berjalan atau ditunda.
Insiden terjadi saat proses pembangunan panggung
Penyelenggara melalui akun media sosial resminya, Bonus Track, menyebut kecelakaan itu terjadi pada Minggu siang ketika korban sedang bekerja sebagai tenaga profesional dalam proyek panggung. Tim pertolongan pertama segera memberi penanganan darurat sebelum korban dibawa ke rumah sakit oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran Rio de Janeiro.
Upaya penyelamatan tidak berhasil. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami cedera serius saat berada di area konstruksi panggung konser.
Korban mengalami luka remuk berat
Laporan awal menyebut korban mengalami luka remuk berat di bagian kaki setelah terjepit dalam sistem pengangkat yang dipakai untuk membangun struktur panggung. Seorang saksi mata, Antonio Marcos Ferreira dos Santos, mengatakan korban diduga tertimpa struktur yang roboh ke tanah.
Rekan-rekan kerja sempat berusaha mengevakuasi korban dari alat berat sebelum tim darurat tiba. Dinas Pemadam Kebakaran Rio de Janeiro juga mengonfirmasi bahwa korban mengalami luka remuk berat di kedua kaki akibat terjebak dalam peralatan pengangkat konstruksi.
Sorotan publik tertuju pada konser gratis di Copacabana
Todo Mundo No Rio dikenal sebagai konser musik gratis tahunan yang digelar di Pantai Copacabana, salah satu lokasi paling ikonik di Brasil. Acara ini selalu menyedot perhatian besar karena mampu menghadirkan kerumunan dalam skala sangat besar pada setiap penyelenggaraan.
Pada edisi sebelumnya, Madonna tampil sebagai penampil utama dan menarik sekitar 1,6 juta penonton. Setelah itu, Lady Gaga disebut mencatat sejarah baru dengan sekitar 2,5 juta penonton, yang menjadikannya konser solo artis perempuan terbesar sepanjang sejarah.
Shakira jadi penampil utama tahun ini
Shakira diumumkan sebagai penampil utama sejak Februari lalu untuk konser gratis tersebut. Penyanyi asal Kolombia itu tampil dalam rangkaian tur dunia Las Mujeres Ya No Lloran yang juga mencatat penjualan tiket besar di sejumlah negara.
Kehadiran Shakira di Copacabana semestinya menjadi salah satu momen musik terbesar di Brasil. Namun, tragedi yang terjadi di lokasi panggung membuat perhatian publik kini beralih pada keselamatan produksi dan kesiapan acara.
Keputusan akhir masih ditunggu
Hingga sekarang belum ada informasi resmi mengenai apakah konser Shakira pada 2 Mei tetap digelar atau mengalami perubahan jadwal. Penyelenggara dan pihak manajemen belum menyampaikan langkah lanjutan setelah insiden tersebut.
Situasi ini membuat persiapan konser bergengsi itu berada dalam kondisi menggantung. Di tengah duka atas meninggalnya kru panggung, publik masih menunggu kepastian dari penyelenggara soal masa depan acara yang selama ini dikenal sebagai salah satu pertunjukan gratis terbesar di Brasil.
Source: www.beritasatu.com




