Kopi Mont Blanc sedang naik daun di banyak coffeeshop karena tampilannya yang langsung menangkap perhatian. Minuman ini memadukan kopi hitam dingin dengan lapisan krim putih lembut yang terlihat seperti puncak gunung bersalju.
Daya tarik visual itu membuatnya cepat viral di kalangan pecinta kopi dan penikmat nongkrong. Di tengah kebiasaan berbagi foto minuman estetik di media sosial, Kopi Mont Blanc punya modal kuat untuk terus dibicarakan.
Meski namanya terdengar seperti sajian khas Eropa, minuman ini bukan berasal dari sana. Kopi Mont Blanc justru berkembang dari budaya kopi di Melbourne, Australia, kota yang dikenal memiliki industri kopi yang kuat.
Popularitasnya mulai naik sekitar tahun 2022 setelah diperkenalkan oleh sebuah cafe di kawasan Lygon Street, Melbourne. Sejak itu, racikan ini ramai dibahas karena tampil beda dan menawarkan pengalaman minum kopi yang tidak biasa.
Tampilan yang jadi nilai jual utama
Ciri paling khas Kopi Mont Blanc ada pada lapisan krim di bagian atas. Krim ini dibuat ringan, lembut, dan tidak terlalu padat, sehingga tetap nyaman diminum bersama kopi di bawahnya.
Lapisan putih tersebut memberi efek visual seperti salju di atas gunung. Tampilan inilah yang membuat minuman ini mudah dikenali, bahkan sebelum orang mencicipinya.
Banyak cafe memanfaatkan kesan itu sebagai nilai jual tambahan. Menu ini juga dinilai cocok untuk menarik pelanggan muda yang mencari minuman enak sekaligus fotogenik.
Rasa yang tidak berhenti di tampilan
Di balik tampilannya, Kopi Mont Blanc menawarkan profil rasa yang berbeda dari kopi dingin biasa. Minuman ini memakai kopi hitam dingin seperti cold brew atau iced black coffee sebagai dasar utama.
Setelah itu, kopi dipadukan dengan krim dingin yang diberi sedikit sirup gula atau vanilla. Hasilnya adalah kombinasi pahit dari kopi dan manis lembut dari krim dalam satu gelas.
Beberapa tambahan seperti pala, kulit jeruk, atau vanilla juga sering dipakai untuk memperkaya aroma. Sentuhan kecil ini membuat rasa minuman terasa lebih segar dan berlapis.
Cara minum yang ikut membentuk pengalaman
Banyak penikmat kopi menyarankan Kopi Mont Blanc tidak langsung diaduk. Cara ini membuat orang bisa merasakan transisi rasa secara bertahap dari atas ke bawah.
Bagian atas memberi sensasi manis dan lembut lebih dulu, lalu karakter kopi yang lebih bold muncul di lapisan bawah. Pengalaman bertahap inilah yang membuat minuman ini terasa unik dan berbeda.
Mudah dibuat dan mudah menarik perhatian
Popularitas Kopi Mont Blanc juga didorong oleh bahan-bahannya yang sederhana. Kopi hitam dingin dituangkan ke gelas berisi es batu, lalu whipping cream cair dikocok perlahan hingga mengental dengan tekstur soft peak.
Krim itu kemudian dituangkan pelan-pelan agar membentuk lapisan terpisah di atas kopi. Setelah itu, sedikit parutan pala atau kulit jeruk bisa ditambahkan untuk memberi aroma yang lebih segar.
Karena tampilannya menarik dan proses raciknya tidak rumit, banyak orang mencoba membuatnya sendiri di rumah. Kombinasi rasa yang kuat, krim yang lembut, dan tampilan menyerupai gunung salju membuat Kopi Mont Blanc terus naik daun di dunia coffeeshop.







