
Pemerintah Kota Kediri menempatkan kendaraan operasional sebagai pengungkit utama agar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa bergerak lebih cepat dalam distribusi barang. Dukungan ini juga dinilai penting karena tidak hanya memudahkan pengiriman, tetapi ikut memperkuat aktivitas usaha koperasi di tingkat kelurahan.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyebut fasilitas tersebut membantu koperasi memperlancar distribusi dan membuat kegiatan usaha lebih mudah dijalankan. Ia menilai kehadiran kendaraan operasional dapat mempercepat pergerakan ekonomi di masing-masing kelurahan.
Penguatan koperasi di tingkat kelurahan
Di Kota Kediri, pengembangan Kopdes terus berjalan sebagai bentuk dukungan pemerintah kota terhadap program pemerintah pusat. Saat ini, tercatat sudah ada 46 koperasi yang terbentuk.
Dari jumlah itu, 26 unit sudah beroperasi dan tiga unit masih dalam proses pembangunan. Vinanda menyampaikan dua di antaranya telah selesai sehingga bantuan kendaraan operasional dan sarana pendukung lainnya bisa diserahkan.
Armada dan perlengkapan yang diberikan
Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menjelaskan dukungan fasilitas yang diberikan mencakup satu kendaraan roda enam Mitsubishi Fuso FE74HD, satu mobil pikap 4×4, dan dua unit motor roda tiga. Selain kendaraan, koperasi juga memperoleh rak display, AC, dan mebel sebagai sarana penunjang.
Seluruh dukungan itu difasilitasi oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Pemerintah berharap perlengkapan tersebut membuat pelayanan koperasi lebih lancar dan membantu aktivitas ekonomi masyarakat di tiap kelurahan.
Tuntutan agar aset dirawat
Vinanda mengingatkan pengurus koperasi untuk merawat seluruh fasilitas yang telah diberikan. Ia menekankan agar aset itu tidak cepat rusak dan tidak disalahgunakan.
Ia juga meminta pengurus bekerja secara profesional dan terus mengembangkan inovasi usaha. Menurutnya, dukungan pemerintah baru akan terasa maksimal jika pengelolaan koperasi berjalan tertib dan konsisten.
Usaha koperasi mulai makin beragam
Sejumlah koperasi di Kota Kediri disebut telah menunjukkan kreativitas dengan menghadirkan layanan usaha yang beragam. Layanan itu mencakup apotek, penjualan sembako, kerajinan, hingga photobooth.
Pola usaha tersebut menunjukkan koperasi tidak hanya bergerak di kebutuhan pokok. Koperasi juga mulai berkolaborasi dengan ekonomi kreatif untuk memperluas manfaat bagi warga.
Target kelengkapan sarana
Dhavid menyampaikan bahwa seluruh sarana dan prasarana pendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kota Kediri ditargetkan lengkap sebelum 16 Mei 2026. Target itu menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan dan operasional koperasi di wilayah setempat.
Pemerintah kota dan jajaran terkait berharap fasilitas yang sudah dan akan diterima bisa menjaga momentum pertumbuhan koperasi. Dengan dukungan armada dan sarana pendukung, distribusi barang di kelurahan diharapkan berjalan lebih efisien dan memberi dampak nyata bagi perekonomian warga.
Source: jatim.antaranews.com




