
Kementerian Pekerjaan Umum mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Tengah 1 di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan lewat penyediaan infrastruktur yang lebih terpadu.
Targetnya tidak longgar. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan seluruh pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II harus rampung pada Juni, sebelum tahun ajaran baru dimulai pada Juli.
Investasi besar untuk satu kawasan pendidikan
Pembangunan sekolah ini didukung APBN Tahun Anggaran 2025–2026 dengan nilai kontrak Rp244,69 miliar. Pekerjaan fisik dijalankan oleh KSO WIKA–WEGE–APIK, sementara pengawasan konstruksi ditangani ARSS Baru KSO PT Intimulya Multikencana.
Lingkup proyek mencakup kawasan pendidikan terpadu dengan total luas bangunan 27.372 m². Fasilitas yang dibangun meliputi gedung SD, SMP, SMA, asrama siswa, rumah susun guru, kantin, masjid, ruang serbaguna, sarana olahraga, dan infrastruktur kawasan.
Tantangan lapangan memaksa perubahan cara kerja
Pekerjaan di lokasi sempat tersendat oleh curah hujan tinggi dan akses distribusi material yang terbatas. Dua kendala ini muncul pada tahap awal pelaksanaan dan membuat percepatan proyek harus disusun ulang di lapangan.
Untuk mengejar target, Kementerian PU dan para pemangku kepentingan menyesuaikan metode konstruksi dengan mengadopsi struktur baja pada sebagian bangunan. Langkah ini disebut dapat memangkas durasi pekerjaan struktur dari sekitar 180 hari menjadi sekitar 48 hari.
Percepatan juga ditempuh lewat penambahan kapasitas alat angkat dan mobilisasi material. Jumlah tenaga kerja ikut ditambah, lalu sistem kerja dua shift diterapkan agar progres tetap bergerak sesuai jadwal.
Akses logistik ikut jadi prioritas
Di luar pekerjaan utama bangunan, pembangunan akses logistik juga dikebut. Jembatan bailey tengah disiapkan untuk memperlancar distribusi material menuju lokasi proyek.
Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk mengawal pembangunan agar selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mendukung pemerataan akses pendidikan layak, khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Brebes dan sekitarnya.
Source: beritanasional.com




