Kei Van Manual Baru dari Daihatsu, Safety Makin Pintar dengan Harga yang Tetap Menggoda

Author: Cung Media

Daihatsu menyegarkan Hijet Cargo dan Atrai di Jepang dengan fokus yang sangat jelas: keselamatan makin cerdas, sementara harga tetap sulit diabaikan. Varian paling dasar dengan transmisi manual dibuka dari ¥1,155,000, membuat duo kei van ini tetap berada di jalur yang sangat kompetitif.

Pembaruan ini terasa penting karena segmen kendaraan niaga ringan di Jepang makin padat pesaing. Daihatsu menempatkan Smart Assist sebagai pusat ubahan, terutama untuk menghadapi kebutuhan berkendara perkotaan yang menuntut kewaspadaan lebih tinggi.

Smart Assist kini lebih peka di kondisi kota

Sistem keselamatan aktif Daihatsu Smart Assist mendapat kemampuan deteksi yang lebih tajam. Radar dan kamera kini lebih siap membaca situasi lalu lintas, termasuk pesepeda yang menyeberang jalan.

Tak berhenti di situ, sistem ini juga bisa memantau lalu lintas dari arah berlawanan saat pengemudi berbelok kanan di persimpangan. Smart Assist bahkan dapat mendeteksi pejalan kaki yang menyeberang dari arah berlawanan ketika mobil sedang berbelok.

Untuk kendaraan kerja harian seperti Hijet Cargo dan Atrai, perubahan ini terasa lebih relevan daripada sekadar kosmetik. Daihatsu tampaknya ingin memastikan duo ini tetap sesuai kebutuhan penggunaan harian sekaligus mengikuti tuntutan regulasi di Jepang.

Eksterior nyaris sama, kabin tetap sederhana

Di sisi tampilan luar, nyaris tidak ada perubahan berarti dari model yang sudah hadir sejak 2021. Salah satu ubahan kecil adalah lebih banyak varian Hijet Cargo kini mendapat LED Package sebagai standar, menggantikan lampu halogen di trim yang lebih murah.

Kabin juga tetap mempertahankan pendekatan fungsional. Hijet Cargo masih memakai panel instrumen analog, sedangkan Atrai mendapatkan kluster digital baru bernama Active Multi Information Meter.

Belum ada layar standar di dalam kabin, tetapi pembeli bisa memilih infotainment opsional berukuran 6,8 inci atau 9 inci. Daihatsu juga menyediakan beragam aksesori eksterior dan interior untuk kedua kei van ini.

Salah satu opsi yang menarik adalah konfigurasi Deck Van dengan bak belakang kecil. Opsi ini memberi fleksibilitas lebih besar bagi pengguna yang membutuhkan ruang angkut serbaguna.

Mesin kecil, pilihan bodi tetap banyak

Hijet Cargo dan Atrai masih ditawarkan dalam versi dua kursi dan empat kursi. Ada juga varian Sloper untuk aksesibilitas kursi roda, serta Hijet Truck bagi yang menginginkan bentuk yang lebih dekat ke pikap konvensional.

Di balik bodinya, lini ini masih mengandalkan mesin 660cc mid-mounted dengan pilihan naturally aspirated dan turbo. Outputnya masing-masing 46 hp dan 63 hp, dengan transmisi manual lima percepatan atau CVT.

Tenaga disalurkan ke roda belakang atau ke empat roda melalui sistem 4WD elektronik. Kombinasi ini membuat Hijet Cargo dan Atrai tetap fleksibel, dari kendaraan niaga ringan sampai kendaraan utilitas untuk medan yang lebih beragam.

Harga jadi senjata utama

Varian termurah tetap menjadi daya tarik terbesar. Hijet Cargo Special dengan penggerak RWD dan manual dibanderol ¥1,155,000, sementara Hijet Truck yang baru diperbarui dibuka di ¥1,094,500.

Di sisi lain spektrum, Atrai RS dengan turbo dan 4WD dihargai ¥2,013,000. Atrai Deck Van naik ke ¥2,255,000, sedangkan versi listrik e-Hijet Cargo dan e-Atrai mulai dari ¥3,146,000.

Dengan ubahan yang lebih menekankan keselamatan ketimbang desain baru besar-besaran, Daihatsu kembali menunjukkan formula yang sangat khas untuk pasar Jepang. Kecil, praktis, efisien, dan tetap terjangkau menjadi kombinasi yang membuat Hijet Cargo serta Atrai masih sangat relevan.

Source: www.carscoops.com
Terbaru