Perhatian publik sepak bola Aljazair tidak hanya tertuju pada kekalahan 0-3 dari Argentina, tetapi juga pada kehadiran Zinedine Zidane di sekitar stadion. Situasi itu memunculkan tanda tanya karena putranya, Luca Zidane, masuk dalam skuad tim nasional Aljazair.
Di tengah sorotan atas tiga gol yang bersarang ke gawang Aljazair, muncul perdebatan soal seberapa jauh peran Zidane dalam urusan tim. Hingga kini, yang terlihat lebih jelas adalah kehadirannya sebagai keluarga yang memberi dukungan, bukan sebagai bagian resmi dari staf tim.
Yang terjadi di area stadion
Media lokal sempat melaporkan Zidane menuju area ruang ganti timnas Aljazair setelah laga pembuka Piala Dunia melawan Argentina. Namun, saluran “Al-Hedaf” menyebut ia turun dari tribun ke area stadion untuk mendampingi Luca dan memberikan dukungan moral.
Saluran itu juga menegaskan Zidane tidak benar-benar masuk ke ruang ganti timnas Aljazair. Ia disebut berbicara dengan beberapa anggota staf teknis dan administratif, tanpa mengambil peran resmi dalam pengelolaan tim.
Respons Zidane terhadap kekalahan
Dalam laporan “Al-Hedaf”, Zidane menilai kekalahan dari juara dunia bukan akhir dari segalanya. Ia juga mengaitkan selisih skor dengan kualitas Lionel Messi yang mampu memanfaatkan peluang kecil dan mengubahnya menjadi gol.
Pernyataan lain yang dikutip menyebut Zidane tidak mau menyalahkan Luca sendirian atas ketiga gol tersebut. Ia menekankan bahwa hasil pertandingan lebih banyak dipengaruhi perbedaan kualitas individu antara kedua tim dan kemampuan Messi dalam menentukan momen krusial.
Luca Zidane ikut berada di pusat kritik
Di sisi lain, Luca Zidane kini ikut menjadi sasaran kritik setelah performa Aljazair pada laga pembuka. Sebagian pihak menuduhnya bertanggung jawab atas seluruh gol yang dicetak Messi pada malam ketika kapten Argentina itu mencatat hat-trick di Piala Dunia 2026.
Perdebatan pun melebar dari hasil pertandingan ke batas peran keluarga Zidane di sekitar tim nasional Aljazair. Sampai saat ini, kehadiran Zinedine Zidane lebih tampak sebagai dukungan keluarga, tetapi caranya mendekati area tim tetap memicu pembahasan luas di Aljazair.
Source: www.goal.com






