Suasana unjuk rasa di kawasan Monas, Jakarta Pusat, mendapat perhatian lewat langkah yang tidak biasa dari aparat. Petugas Polres Metro Jakarta Pusat membagikan air mineral dan makanan ringan kepada massa dari DPP Gerakan Sahabat Komendan (GASMEN) yang sedang menyampaikan aspirasi.
Aksi sederhana itu memperlihatkan pendekatan yang lebih humanis di tengah pengamanan demonstrasi. Polisi tidak hanya hadir untuk menjaga ketertiban, tetapi juga memberi layanan langsung agar peserta aksi tetap merasa aman dan nyaman.
Kepala Polres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak sebatas pengamanan. Ia menyebut polisi juga harus memberikan pelayanan dengan pendekatan humanis kepada warga yang menyampaikan pendapat di muka umum.
Reynold mengingatkan bahwa penyampaian pendapat adalah hak yang dilindungi secara hukum. Namun, hak itu tetap perlu dijalankan secara tertib supaya tidak mengganggu kepentingan umum dan suasana tetap kondusif.
Dialog dan ketertiban tetap dijaga
Dalam pelaksanaan aksi tersebut, Reynold meminta peserta demonstrasi bekerja sama dengan aparat untuk menjaga lingkungan tetap damai. Pembagian minuman dan makanan ringan di lokasi aksi berlangsung lancar dan tidak memicu gangguan berarti.
Langkah itu juga menunjukkan bahwa pengamanan unjuk rasa bisa berjalan tanpa suasana tegang. Hingga kegiatan selesai, situasi di area Monas disebut tetap aman dan terkendali.
Pendekatan yang menonjol di tengah aksi
Di banyak momen demonstrasi, fokus utama aparat biasanya hanya tertuju pada pengamanan. Namun di Monas, perhatian juga diarahkan pada kebutuhan dasar peserta aksi melalui pembagian air mineral dan snack.
Pesan yang dibawa dari langkah ini cukup jelas, yaitu menjaga aspirasi tetap bisa disampaikan tanpa menghilangkan rasa aman bagi semua pihak. Pendekatan seperti ini membuat pengamanan terasa lebih dekat dengan masyarakat yang sedang menggunakan haknya untuk menyampaikan pendapat.
Source: inp.polri.go.id






