Kecelakaan beruntun di Jalur Pantura, Lohbener, Indramayu, berubah menjadi tragedi besar setelah korban meninggal dunia terus bertambah hingga 10 orang. Insiden yang melibatkan tiga kendaraan itu juga membuat 2 orang luka berat dan 6 lainnya luka ringan.
Peristiwa ini terjadi saat mobil pikap pengangkut penumpang berada di jalur yang sama dengan dua truk besar. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan kelalaian manusia atau kegagalan teknis pada kendaraan.
Jumlah korban terus diperbarui
Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Undang Syarief menyebut total korban jiwa kini mencapai 10 orang. Dari jumlah itu, 3 orang meninggal di tempat kejadian perkara dan 7 korban lainnya meninggal saat mendapat perawatan di rumah sakit.
| Jenis Data | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Meninggal dunia | 10 orang | 3 di TKP, 7 di rumah sakit |
| Luka berat | 2 orang | Data terbaru Polres Indramayu |
| Luka ringan | 6 orang | Data terbaru Polres Indramayu |
Dalam keterangannya, AKP Undang Syarief mengatakan, “10 orang meninggal dunia, 2 luka berat dan enam luka ringan.” Ia juga menjelaskan bahwa tiga korban tewas di lokasi kejadian, sementara tujuh lainnya mengembuskan napas terakhir di rumah sakit.
Pikap terjepit di antara dua truk
Kanit Gakkum Satlantas Polres Indramayu Ipda Masnan menjelaskan kecelakaan melibatkan mobil pikap Daihatsu Grand Max, truk Hino Wing Box, dan truk Hino bak. Mobil pikap menjadi kendaraan yang paling terdampak karena terhimpit di antara dua truk besar tersebut.
Pikap Grand Max bernomor polisi E 8559 RB itu dikemudikan Warkidi dan membawa 17 penumpang dari arah Jakarta menuju Cirebon. Menurut keterangan saksi, pikap sempat berhenti di lajur kanan sebelum ditabrak dari belakang oleh truk Hino Wing Box.
Benturan itu membuat pikap terdorong ke depan hingga menghantam truk Hino bak bernomor polisi E 8846 BA yang datang dari arah berlawanan. Situasi di lokasi disebut sangat mencekam karena kendaraan kecil itu terjepit di tengah dua truk besar.
| Kendaraan | Jenis | Nomor Polisi | Catatan |
|---|---|---|---|
| Daihatsu Grand Max | Pikap | E 8559 RB | Membawa 17 penumpang |
| Hino Wing Box | Truk | Tidak disebutkan | Menabrak dari belakang |
| Hino bak | Truk | E 8846 BA | Datang dari arah berlawanan |
Kerusakan besar dan penyelidikan berlanjut
Selain menelan korban jiwa dan luka, kecelakaan tersebut juga menimbulkan kerugian material sekitar Rp50 juta. Ketiga kendaraan yang terlibat sama-sama mengalami kerusakan parah setelah benturan beruntun.
Hingga kini, Jalur Pantura di titik kejadian sudah kembali normal setelah proses evakuasi bangkai kendaraan selesai dilakukan. Satlantas Polres Indramayu masih mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan dari sopir truk untuk melengkapi penyidikan kasus kecelakaan maut itu.
Petugas belum menyimpulkan penyebab pasti kejadian tersebut. Penanganan lanjutan tetap dilakukan agar rangkaian peristiwa di jalur ramai itu dapat diurai secara jelas.
