Katedral Cologne kini tidak lagi sepenuhnya gratis untuk didatangi. Pengunjung yang masuk melalui gerbang barat harus membayar tiket €12, kebijakan yang langsung mengubah salah satu landmark paling terkenal di Jerman.
Langkah ini menandai perubahan besar bagi bangunan yang selama bertahun-tahun bisa diakses tanpa biaya. Pihak katedral menyebut pendapatan tiket dibutuhkan untuk menutup biaya perawatan dan perlindungan bangunan bertiang dua menara yang berasal dari abad ke-13 itu.
Perdebatan soal akses publik
Keputusan tarif baru itu pertama kali diumumkan pada Maret dan memicu reaksi keras dari banyak warga lokal serta wisatawan. Di sisi lain, katedral menegaskan bahwa beban biaya pemeliharaan terus meningkat dan perlu ditopang dengan skema pendanaan baru.
Menurut catatan dpa, pembeli tiket pertama sudah datang ke loket pada pagi hari saat kebijakan mulai berlaku pada Rabu. Meski begitu, jumlah pengunjung yang membeli tiket masih terbatas ketika loket dibuka.
Tetap gratis pada hari tertentu
Meski ada tiket masuk, akses gratis tidak dihapus sepenuhnya. Sebagai situs Warisan Dunia, katedral ini tetap bisa dimasuki tanpa biaya pada beberapa periode tertentu sepanjang tahun.
| Periode Akses Gratis | Keterangan |
|---|---|
| Epifani, 6 Januari hingga Minggu berikutnya | Akses tanpa biaya |
| May Day | Akses tanpa biaya |
| 3 Oktober | Hari peringatan reunifikasi Jerman |
Umat yang masuk melalui gerbang utara juga masih bisa berdoa di area khusus tanpa membayar tiket. Anak-anak di bawah 13 tahun dan penyandang disabilitas berat ikut dikecualikan dari tarif baru tersebut.
Markus Frädrich dari dewan katedral menegaskan bahwa area doa gratis tetap menjadi bagian penting dari konsep pengunjung yang baru. Ia juga mengatakan Katedral Cologne akan tetap menjadi tempat ibadah yang terbuka untuk doa dan refleksi pribadi.
Landmark ramai di pusat Cologne
Katedral Katolik ini berdiri di pusat Cologne, tepat di sebelah Sungai Rhine dan stasiun kereta utama. Dengan sekitar 6 juta pengunjung setiap tahun, bangunan ini termasuk salah satu tujuan wisata paling ramai di Jerman.
Kombinasi status Warisan Dunia, fungsi religius, dan jumlah pengunjung yang sangat besar membuat kebijakan tiket ini menjadi sorotan tersendiri. Bagi banyak orang, Katedral Cologne kini bukan hanya simbol sejarah, tetapi juga contoh bagaimana situs bersejarah berupaya bertahan menghadapi biaya perawatan yang kian besar.
