Keterbatasan lahan tidak lagi menjadi alasan untuk berhenti menanam sayur di rumah. Teknik microgreen menawarkan cara yang sederhana, hemat ruang, dan bisa dilakukan di dalam rumah hanya dengan baki atau kotak kontainer kecil.
Di antara berbagai sayuran yang cocok dicoba, kangkung menonjol sebagai pilihan paling mudah. Fajar Wiryono dari Masyarakat Pertanian Organik Indonesia menyebut kangkung termasuk tanaman yang gampang ditanam dengan teknik microgreen.
Kangkung jadi pintu masuk paling sederhana
Keunggulan utama microgreen ada pada kecepatan panennya. Dengan bibit microgreen bebas fungisida, sayuran bisa dipanen dalam waktu sekitar dua minggu.
Teknik ini juga cocok untuk rumah tangga yang ingin mulai berkebun tanpa lahan luas. Kebutuhan airnya sedikit, sehingga terasa lebih efisien untuk ruang terbatas di rumah.
Kangkung disebut paling gampang dibanding beberapa sayuran lain yang juga cocok untuk microgreen. Bayam merah dan bayam hijau pun masuk daftar tanaman yang mudah dicoba dengan metode serupa.
Masih bisa ditanam dengan cara biasa
Jika lahan tersedia, kangkung juga bisa ditebar benihnya lalu disiram setiap hari. Dengan cara itu, tanaman umumnya sudah bisa dipanen sekitar sebulan.
Selain mudah dirawat, kangkung juga dinilai punya nilai gizi yang cukup tinggi. Karena itu, tanaman ini menarik bukan hanya sebagai sayur praktis, tetapi juga sebagai sumber pangan harian di rumah.
Urban farming tak berhenti di microgreen
Fajar juga menyinggung aquaponic sebagai sistem pertanian yang memanfaatkan ikan dan tanaman. Dalam sistem ini, ikan menjadi sumber natural bagi pertumbuhan tanaman, sementara tanaman membantu memurnikan air sebagai media hidup ikan.
Aquaponic juga tidak memerlukan lahan besar, sehingga bisa menjadi alternatif bagi warga yang ingin berkebun di rumah dengan area tanam terbatas. Di tengah meningkatnya minat pada urban farming, pilihan bibit sayuran dan buah pun makin beragam.
Dalam helatan Farm to Table di Aeon Mall BSD City, MAPORINA menyediakan bibit sayuran seperti pak choy, slada, kenikir, mint, tomat, cabai, dan pare. Ada pula bibit buah seperti rambutan, durian, jambu, jeruk, blueberry, alpukat, lemon, manggis, dan matoa.
Ragam pilihan itu menunjukkan bahwa berkebun di ruang terbatas kini makin fleksibel. Bagi yang baru ingin memulai, kangkung tetap menjadi salah satu langkah paling mudah untuk menanam sayur sendiri di rumah.
