Kane Buat Inggris Lolos Dramatis, Kongo Tumbang Setelah Sempat Memimpin

Inggris harus bekerja keras sebelum akhirnya memastikan tempat di 16 besar Piala Dunia 2026. Kemenangan 2-1 atas Kongo di Atlanta Stadium pada Rabu (2/7) pukul 23.00 WIB lahir setelah The Three Lions sempat tertinggal lebih dulu.

Alur pertandingan berjalan jauh dari mudah bagi Inggris. Kongo tampil rapat, disiplin, dan beberapa kali membuat serangan Inggris mentah di depan gawang berkat performa Mpasi yang tampil menonjol sepanjang laga.

Kongo sempat menguasai momentum di babak pertama

Tekanan awal justru datang dari Kongo yang mampu memanfaatkan celah di lini belakang Inggris. Cipenga membuka keunggulan lebih dulu dan membuat Inggris berada dalam situasi mengejar sejak awal pertandingan.

Inggris kemudian mencoba merespons lewat tekanan bertubi-tubi, tetapi peluang yang mereka ciptakan belum cukup untuk menembus pertahanan lawan sebelum turun minum. Babak pertama juga sempat diwarnai pemeriksaan VAR atas insiden handball dan senggolan, namun tidak ada keputusan penalti untuk kedua tim.

Harry Kane menjadi pembeda pada babak kedua

Setelah kesulitan selama satu babak penuh, Inggris menemukan titik balik pada menit ke-74. Harry Kane menyamakan skor lewat sundulan di depan gawang Kongo dan mengubah ritme pertandingan.

Gol itu membuat Inggris semakin agresif menekan. Hasilnya datang pada menit ke-85 ketika Jude Bellingham melepaskan tembakan keras dari sisi kiri, bola sempat mengenai kaki kiper, lalu memantul ke arah Kane sebelum sang kapten menyelesaikannya dengan kaki kanan.

Inggris lolos, Kongo tetap memberi perlawanan serius

Dua gol Kane memastikan Inggris menang tipis 2-1 dan melaju ke babak 16 besar. Hasil itu juga menegaskan kemampuan Inggris keluar dari tekanan dalam laga yang ketat dan sarat momen krusial.

Kongo memang kalah, tetapi mereka tetap memberi perlawanan serius hingga akhir laga. Disiplin pertahanan dan kontribusi Mpasi membuat Inggris tidak bisa menang dengan mudah, sebelum efektivitas di menit-menit akhir menjadi pembeda bagi The Three Lions.

Source: bola.bisnis.com

Terkait