Kane Bela Kritik Tuchel, Inggris Janji Tampil Lebih Mengerikan Lawan Argentina

Harry Kane menegaskan Inggris belum menunjukkan versi terbaiknya saat melaju ke semifinal Piala Dunia. Kapten The Three Lions itu justru percaya timnya masih menyimpan level permainan yang lebih tinggi untuk menghadapi Argentina.

Respons Kane muncul setelah Thomas Tuchel melontarkan kritik keras usai Inggris menyingkirkan Norwegia lewat perpanjangan waktu di perempat final. Tuchel menilai permainan Inggris terlalu ceroboh, tetapi Kane melihat komentar itu sebagai dorongan agar skuadnya memaksimalkan potensi yang ada.

Inggris Tidak Ingin Berpuas Diri

Kane menilai lolos ke empat besar tetap layak dirayakan karena tidak setiap saat tim nasional Inggris bisa mencapai tahap ini. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan menembus semifinal Piala Dunia adalah pencapaian besar yang harus dinikmati, bukan sekadar dilewati begitu saja.

“Kami tahu kami bisa berkembang dan kami tahu kami bisa bermain lebih baik,” ujar Kane, seperti dilansir The Standard.

“Namun pada akhirnya, kami berhasil menembus babak semifinal Piala Dunia. Hal seperti ini tidak selalu terjadi pada tim nasional kami di masa lalu, jadi kami harus menikmati momen luar biasa ini,” lanjutnya.

Tuchel Dinilai Sedang Memicu Tim

Menurut Kane, kritik Tuchel lahir dari rasa frustrasi seorang pelatih yang paham betul kualitas skuad Inggris. Ia menyebut Tuchel melihat langsung kemampuan para pemain setiap hari, terutama dalam situasi menyerang dan duel satu lawan satu.

Kane juga menegaskan bahwa pembuktian di lapangan tidak pernah sesederhana yang terlihat, apalagi ketika lawan yang dihadapi sama kuatnya. Karena itu, ia menilai kritik sang manajer lebih tepat dibaca sebagai upaya memicu rekan-rekannya agar tampil lebih tajam.

“Dia tahu betul, sama seperti orang lain, bahwa pembuktian di atas lapangan tidak sesederhana itu. Kami bertanding melawan tim-tim kuat. Dia hanya mencoba memicu kami, dan kami sendiri sadar bahwa kami masih memiliki level permainan yang lebih tinggi yang bisa kami capai,” beber Kane.

Level Tertinggi Inggris Belum Muncul Penuh

Top skor sepanjang masa timnas Inggris itu mengakui bahwa selama turnamen di Amerika Utara, Inggris belum mampu menampilkan permainan mematikan mereka selama 90 menit penuh. Menurut dia, performa terbaik itu baru terlihat sesekali dan belum keluar secara utuh.

Fakta UtamaRincian
Lawan semifinalArgentina
Respons Kane atas TuchelMenilai kritik itu sebagai dorongan untuk memunculkan versi terbaik Inggris
Penilaian performa InggrisBelum tampil maksimal selama 90 menit penuh di turnamen
Hasil perempat finalInggris menyingkirkan Norwegia lewat perpanjangan waktu

“Kami belum melihat [level tertinggi] itu keluar sepenuhnya, kami baru menunjukkannya sekilas secara bergantian,” kata Kane.

Ia menambahkan bahwa saat melawan Norwegia, Inggris sempat memperlihatkan momen-momen bagus, terutama ketika bertahan sebagai tim dan saat menyerang. Jude Bellingham juga disebut kembali menjadi pahlawan dengan dua golnya.

Dengan Argentina menunggu di semifinal, Inggris dituntut tampil lebih rapi jika ingin membayar janji Kane untuk memperlihatkan level yang lebih mengerikan. Situasi ini membuat duel berikutnya bukan hanya soal hasil, tetapi juga soal apakah Inggris benar-benar bisa mengeluarkan performa terbaik yang selama ini masih mereka simpan.

Source: www.cnnindonesia.com
Terkait