Kanada memasuki duel melawan Qatar dengan posisi yang sedikit lebih nyaman. Bermain di BC Place, Vancouver, tuan rumah membawa momentum lebih baik dan peluang besar untuk meraih kemenangan pertama di fase grup.
Partai ini menjadi penting karena kedua tim sama-sama belum menang setelah laga pembuka. Kanada baru mengamankan hasil imbang 1-1 melawan Bosnia & Herzegovina, sementara Qatar juga membawa satu poin usai bermain 1-1 kontra Swiss.
Keuntungan tuan rumah ada di sisi Kanada
Status sebagai salah satu tuan rumah memberi Kanada dorongan tambahan. Dukungan puluhan ribu suporter di BC Place diperkirakan membuat skuad asuhan Jesse Marsch tampil lebih berani dan lebih lepas sejak awal pertandingan.
Kanada juga menunjukkan dominasi pada laga pertama meski belum cukup tajam di depan gawang. Kehadiran Jonathan David, Cyle Larin, dan Promise David memberi Les Rouges beberapa opsi berbahaya untuk menekan pertahanan lawan.
Jesse Marsch diperkirakan tetap mengandalkan pendekatan ofensif lewat formasi 4-3-3. Targetnya jelas, yaitu mencari tiga poin penuh di hadapan publik sendiri.
Qatar datang dengan beban hasil yang belum stabil
Qatar tidak berada dalam situasi yang sama kuatnya. The Maroons belum menang dalam tujuh laga beruntun sejak memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, sehingga tekanan untuk segera bangkit semakin besar.
Saat menghadapi Swiss, Qatar bahkan sempat berada di bawah tekanan besar sebelum gol penyeimbang datang lewat gol bunuh diri pemain lawan pada menit-menit akhir. Situasi itu menunjukkan bahwa mereka masih sering kesulitan menjaga kendali permainan selama 90 menit.
Di atas kertas, Qatar kemungkinan memilih pendekatan lebih hati-hati dengan formasi 4-2-3-1. Strategi itu disiapkan untuk meredam agresivitas Kanada sekaligus membuka ruang serangan balik cepat melalui Akram Afif.
Rekor pertemuan ikut memihak Kanada
Selain momentum dan status kandang, Kanada juga punya catatan pertemuan yang lebih baik. Satu-satunya duel kedua tim sejauh ini terjadi pada laga persahabatan tahun 2022 dan berakhir 2-0 untuk Kanada.
Pada pertandingan itu, Cyle Larin dan Jonathan David sama-sama mencetak gol. Catatan tersebut membuat Kanada punya modal psikologis tambahan menjelang bentrokan di Vancouver.
Prediksi susunan pemain Kanada adalah Maxime Crepeau; Niko Sigur, Luc De Fougerolles, Derek Cornelius, Richie Laryea; Tajon Buchanan, Ismael Koné, Stephen Eustáquio, Ali Ahmed; Jonathan David, Cyle Larin. Qatar diperkirakan menurunkan Meshaal Barsham Abunada; Al-Oui, Lucas Mendes Miguel, Boualem Khoukhi, Homam Ahmed; Gaber, Mostafa Tarek Laye; Junior, Assim Madibo, Akram Afif; Almoez Ali.
Dengan lini depan yang lebih menjanjikan dan dukungan publik sendiri, Kanada dinilai punya peluang lebih besar untuk mengamankan poin penuh. Laga ini diperkirakan tetap berjalan ketat, tetapi Kanada disebut lebih dekat ke kemenangan 2-0 atas Qatar.







