Kemenangan dramatis atas Pantai Gading membuat Jerman mengirim pesan penting ke turnamen ini. Jonathan Tah menilai hasil itu sebagai bukti bahwa Die Mannschaft punya modal besar untuk melangkah jauh.
Jerman menang 2-1 di Stadion BMO Field, Toronto, setelah sempat tertinggal lebih dulu pada babak pertama. Hasil tersebut sekaligus memastikan langkah mereka ke babak 32 besar dan menjaga rekor sempurna di Grup E dengan 6 poin dari dua laga awal.
Bangkit saat tekanan datang
Pantai Gading lebih dulu menekan lewat gol kapten Franck Kessie. Situasi itu sempat membuat Jerman harus bermain lebih sabar untuk mencari ruang dan mematahkan ritme lawan.
Perubahan dari bangku cadangan menjadi titik balik penting bagi tim asuhan Julian Nagelsmann. Masuknya Nadiem Amiri dan Deniz Undav memberi energi baru yang langsung menghidupkan permainan Jerman.
Undav jadi pembeda di menit akhir
Gol penyeimbang lahir pada menit ke-68 saat Amiri mengirim umpan matang yang diselesaikan Undav. Penyerang itu kemudian kembali mencetak gol pada menit ke-90+4 untuk memastikan kemenangan Jerman.
Tah memberi perhatian khusus pada kontribusi pemain pengganti. “Para pemain pengganti membawa energi baru ke dalam permainan. Deniz (Undav) pantas mendapat pujian khusus. Dia luar biasa,” kata Tah.
Yang paling disorot Tah adalah mental tim
Bagi bek senior itu, kekuatan Jerman bukan hanya soal kualitas individu, tetapi juga cara mereka bertahan saat berada dalam situasi sulit. Ia menilai semangat kolektif dan mentalitas juara menjadi pembeda utama di laga ini.
“Kami memiliki semua yang diperlukan untuk sukses di turnamen ini. Mentalitas juara, semangat tim. Kami tidak menyerah. Kami terus berjuang,” ujar Tah.
Kemenangan ini juga menunjukkan bahwa Jerman mampu mengubah tekanan menjadi momentum. Saat lawan lebih dulu unggul, mereka justru menemukan solusi lewat perubahan taktik dan efektivitas pemain pelapis.
Langkah berikutnya menuju fase gugur
Dengan tiket ke 32 besar sudah aman dan posisi puncak grup tetap terjaga, Jerman kini berada dalam situasi ideal untuk menjaga ritme permainan. Tim Nagelsmann juga membawa keuntungan psikologis karena berhasil menang dalam laga yang berjalan ketat dan penuh tekanan.
Pertandingan melawan Pantai Gading menjadi salah satu duel paling dinanti di Grup E. Di tengah tensi tinggi, Jerman membuktikan bahwa kedalaman skuad dan disiplin taktik masih menjadi senjata utama untuk menatap fase gugur dengan percaya diri.
Source: www.suara.com






