JETOUR bersiap menambah amunisi elektrifikasi baru untuk pasar Indonesia lewat GIIAS 2026. SUV anyar itu akan mengandalkan teknologi i-DM yang memadukan mesin bensin dan motor listrik dalam satu sistem penggerak.
Langkah ini menunjukkan bahwa PT JETOUR Sales Indonesia tidak berhenti pada satu model elektrifikasi saja. Sebelumnya, merek asal Tiongkok itu sudah meluncurkan JETOUR T1 pada Juni 2026.
Fokus Baru JETOUR di GIIAS 2026
Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, menyebut GIIAS 2026 sebagai momentum penting untuk memperkenalkan inovasi terbaru di pasar Indonesia. Model baru tersebut akan dibekali teknologi i-DM sebagai bentuk komitmen menghadirkan solusi mobilitas yang efisien dan sesuai kebutuhan konsumen.
Identitas modelnya memang belum diumumkan, tetapi JETOUR memastikan kendaraan itu akan melengkapi lini SUV elektrifikasi yang sudah dipasarkan di Indonesia. Kehadiran model baru ini juga memperlihatkan arah strategi yang lebih agresif di segmen kendaraan elektrifikasi.
Teknologi i-DM yang Dibawa
Intelligent Dual Mode atau i-DM adalah sistem plug-in hybrid alias PHEV. Teknologi ini menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, lalu mengatur keduanya secara otomatis untuk menjaga keseimbangan antara performa, efisiensi bahan bakar, dan kenyamanan berkendara.
Dengan karakter tersebut, pengguna bisa merasakan sensasi berkendara dengan tenaga listrik, tetapi tetap punya fleksibilitas mesin bensin untuk perjalanan jarak jauh. Kombinasi ini membuat hybrid plug-in semakin relevan di pasar yang mulai mencari efisiensi tanpa mengorbankan jarak tempuh.
JETOUR T2 i-DM Jadi Kandidat Terkuat
Meski belum ada pengumuman resmi, model yang paling berpeluang diperkenalkan adalah JETOUR T2 i-DM. Sebelumnya, JETOUR sempat memberi sinyal bahwa SUV plug-in hybrid itu akan masuk Indonesia pada semester kedua 2026.
Di pasar global, JETOUR T2 i-DM dibekali mesin 1.500 cc turbo yang dipadukan dengan dua motor listrik. Kombinasi itu menghasilkan tenaga hingga 375 PS dengan torsi maksimum 610 Nm, sementara jarak tempuhnya diklaim lebih dari 1.000 kilometer saat baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh.
| Model | Teknologi | Mesin | Output |
|---|---|---|---|
| JETOUR T2 i-DM | Intelligent Dual Mode (PHEV) | 1.500 cc turbo + 2 motor listrik | 375 PS dan 610 Nm |
Jika benar meluncur di GIIAS 2026, JETOUR T2 i-DM akan ikut meramaikan persaingan SUV elektrifikasi yang kini semakin padat oleh merek asal China maupun Jepang. Kehadirannya bisa menjadi penanda bahwa segmen hybrid plug-in mulai diposisikan lebih serius oleh JETOUR di Indonesia.
