Rotasi besar di tubuh Polri membawa Irjen Pol Pipit Rismanto ke posisi strategis baru. Mulai Mei 2026, ia akan memimpin Polda Jawa Barat setelah sebelumnya menjabat Kapolda Kalimantan Barat.
Penunjukan itu menarik perhatian bukan hanya karena perpindahan jabatan, tetapi juga karena rekam jejak Pipit saat menangani kasus-kasus tambang di Bangka Belitung. Pengalaman lapangan dari wilayah yang akrab dengan persoalan pertambangan kini ikut menjadi sorotan saat ia bersiap memimpin salah satu polda besar di Tanah Pasundan.
Mutasi tersebut tercantum dalam Surat Telegram Nomor ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026. Dokumen itu ditandatangani Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Anwar dan memuat rotasi sembilan kapolda serta puluhan pejabat utama lain.
Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Agus Sugiyarso membenarkan bahwa Pipit pernah bertugas di Bangka Belitung. Ia juga menegaskan bahwa riwayat tugas Pipit memang pernah bersinggungan dengan daerah penghasil timah itu sebelum ia pindah ke Kalimantan Barat.
Jejak lama di Bangka Belitung
Pipit Rismanto pernah menjabat Kapolres Bangka pada 6 Desember 2011 saat masih berpangkat AKBP. Setelah itu, ia sempat bertugas di Polda Sumatera Barat sebelum kembali ke Bangka Belitung pada 2015.
Pada periode berikutnya, Pipit memimpin Direktorat Kriminal Khusus Polda Kepulauan Bangka Belitung. Posisi itu membuatnya menangani perkara-perkara hukum tertentu, termasuk yang berkaitan dengan pertambangan.
Agus juga menyebut Pipit pernah bertugas di Bareskrim Polri sebagai Kasubdit I Direktorat Pidana Tertentu. Penugasan itu memperpanjang catatan kariernya di bidang penegakan hukum yang menyentuh persoalan-persoalan spesifik.
Pengalaman tersebut membuat namanya kembali diperbincangkan saat mutasi terbaru Polri diumumkan. Publik menaruh perhatian pada kombinasi antara rekam jejak penanganan perkara dan tanggung jawab barunya di Jawa Barat.
Dari Kalimantan Barat ke Jawa Barat
Sebelum dimutasi ke Jawa Barat, Pipit memimpin Polda Kalimantan Barat selama hampir tiga tahun. Masa tugas itu berlangsung sejak Maret 2023 sampai ia digeser dalam rotasi terbaru Polri.
Perpindahan ini menempatkannya di wilayah dengan tantangan pengamanan yang besar dan kompleks. Jawa Barat merupakan salah satu daerah dengan dinamika sosial dan penegakan hukum yang tinggi, sehingga pengalaman operasional menjadi modal penting.
Mutasi kali ini tidak hanya menyentuh Pipit. Jabatan Kapolresta Pangkalpinang juga berganti, dari Kombes Max Mariners kepada AKBP Indra Wijatmiko yang sebelumnya menjabat Kabaginfolog Rolog Polda Riau.
Max Mariners kemudian mendapat jabatan baru sebagai Peneliti Ilmu Kepolisian Madya Tingkat III Puslitbang Polri. Pergeseran ini menjadi bagian dari rotasi besar yang mencakup sejumlah posisi penting di lingkungan Polri.
Di tengah perubahan itu, nama Pipit menonjol karena latar belakang tugasnya yang panjang di daerah dengan persoalan tambang. Rekam jejak itu kini ikut melekat pada tugas barunya sebagai Kapolda Jawa Barat.
Source: jatim.tribunnews.com






