Jawa Timur Didominasi Langit Berawan, Kota Batu Masih Diguyur Hujan Ringan!

Author: Cung Media

Prakiraan cuaca Jawa Timur hari ini menunjukkan langit yang banyak tertutup awan di sebagian besar wilayah. Di saat yang sama, Kota Batu diprakirakan menerima hujan ringan dengan suhu yang jauh lebih sejuk dibanding daerah lain di provinsi ini.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem pada siang hingga malam hari. Peringatan itu mencakup peluang hujan lebat disertai petir dan angin kencang, sehingga aktivitas luar ruang tetap perlu disesuaikan dengan perkembangan cuaca.

Sebagian besar wilayah tertutup awan

Kondisi berawan mendominasi banyak kabupaten dan kota di Jawa Timur. Daerah seperti Malang, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Probolinggo, Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Gresik, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, dan Surabaya masuk dalam kategori ini.

Wilayah lain yang juga diprakirakan berawan meliputi Lumajang, Magetan, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Kota Malang, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, dan Kota Madiun. Suhu udara di area-area tersebut umumnya berada pada kisaran 20-35 derajat celsius.

Kota Batu jadi wilayah paling basah

Di antara 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur, Kota Batu menonjol karena berpotensi diguyur hujan ringan. Suhu di wilayah ini berkisar 16-22 derajat celsius dengan kelembapan udara 68-99%.

Kombinasi suhu rendah dan kelembapan tinggi membuat Kota Batu terasa lebih lembap dibanding banyak wilayah lain. Kondisi ini juga menempatkan Kota Batu sebagai salah satu daerah dengan cuaca paling basah pada hari ini di Jawa Timur.

Sejumlah daerah mendapat cuaca cerah

Beberapa wilayah lain diprakirakan memperoleh cuaca cerah. Tulungagung, Blitar, Kediri, Jombang, Nganjuk, Madiun, Kota Kediri, dan Kota Blitar termasuk dalam kelompok tersebut.

Ngawi tercatat berada pada kondisi cerah berawan dengan suhu 23-32 derajat celsius dan kelembapan 56-92%. Meski lebih terbuka, kondisi cerah ini tetap perlu dicermati karena perubahan cuaca bisa terjadi cepat, terutama pada siang hingga malam.

Udara kabur di dua wilayah

BMKG juga mencatat adanya udara kabur di Pacitan dan Situbondo. Pacitan memiliki suhu 20-28 derajat celsius dengan kelembapan 60-97%, sedangkan Situbondo berada pada kisaran 22-32 derajat celsius dengan kelembapan 51-84%.

Udara kabur dapat mengurangi jarak pandang dan membuat pengendara perlu lebih waspada. Situasi seperti ini biasanya lebih terasa pada pagi atau menjelang malam ketika pencahayaan mulai berkurang.

Rentang suhu masih cukup lebar

Kota Surabaya diprakirakan berawan dengan suhu 26-35 derajat celsius, sementara Kota Pasuruan berada pada kisaran 25-34 derajat celsius dengan kondisi serupa. Kedua wilayah ini menunjukkan karakter cuaca yang relatif hangat dibanding area pegunungan seperti Batu.

Perbedaan suhu antardaerah memperlihatkan variasi cuaca yang cukup kontras di Jawa Timur. Dalam satu provinsi, masyarakat bisa merasakan udara panas, langit berawan, hingga hujan ringan pada waktu yang bersamaan.

BMKG menekankan pentingnya memantau pembaruan prakiraan cuaca sebelum beraktivitas. Dengan dominasi awan di banyak wilayah, potensi hujan di Kota Batu, serta peluang cuaca ekstrem pada siang hingga malam, kewaspadaan tetap diperlukan di berbagai daerah Jawa Timur.

Source: www.detik.com
Terbaru