Prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan Jawa Timur besok Jumat (24/4) akan didominasi kondisi berawan. Meski demikian, hujan ringan masih berpotensi turun di sejumlah wilayah, terutama di Ponorogo, Tulungagung, Kediri, Nganjuk, Ngawi, Bangkalan, dan Kota Surabaya.
Bagi warga yang hendak beraktivitas sejak pagi hingga malam, kondisi cuaca ini perlu dicermati karena sebaran awan tampak cukup luas di banyak daerah. Di sisi lain, beberapa wilayah juga diperkirakan cerah, sementara wilayah tertentu mengalami udara kabur yang dapat memengaruhi jarak pandang.
Hujan ringan masih mengintai beberapa wilayah
BMKG memprakirakan hujan ringan muncul di sejumlah daerah di bagian selatan dan tengah Jawa Timur. Ponorogo, Tulungagung, Kediri, Nganjuk, Ngawi, Bangkalan, dan Kota Surabaya masuk daftar wilayah yang berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Kondisi ini membuat masyarakat di daerah tersebut disarankan menyiapkan payung atau jas hujan sebelum bepergian. Suhu di wilayah-wilayah itu juga masih relatif hangat, sehingga cuaca bisa terasa lembap meski hujannya tidak deras.
Ponorogo diperkirakan berada pada kisaran 22–30°C. Tulungagung dan Kediri sama-sama diprakirakan 22–31°C, sedangkan Nganjuk 23–31°C dan Ngawi 23–30°C.
Bangkalan diperkirakan berada pada rentang 23–31°C. Sementara itu, Kota Surabaya diprediksi mencatat suhu 24–31°C, yang menegaskan bahwa potensi hujan ringan tetap berjalan di tengah udara yang cukup hangat.
Sejumlah daerah lain diperkirakan cerah
Di tengah dominasi awan, beberapa wilayah Jawa Timur masih diprakirakan cerah. Daerah yang masuk kondisi ini antara lain Jember, Situbondo, Probolinggo, Lamongan, Gresik, Sumenep, Kota Probolinggo, dan Kota Mojokerto.
Kondisi cerah tersebut memberi peluang aktivitas luar ruangan berjalan lebih nyaman di wilayah tertentu. Namun, perubahan cuaca lokal tetap bisa terjadi karena kondisi atmosfer di Jawa Timur pada hari yang sama tidak sepenuhnya seragam.
BMKG juga mencatat banyak daerah lain yang tetap berada pada kondisi berawan. Wilayah seperti Pacitan, Blitar, Malang, Lumajang, Pasuruan, Sidoarjo, Jombang, Madiun, Magetan, Bojonegoro, Tuban, Sampang, dan Pamekasan termasuk di dalamnya.
Udara kabur dan suhu lebih sejuk di beberapa titik
Selain berawan dan hujan ringan, ada pula daerah yang diprakirakan mengalami udara kabur. Wilayah yang masuk kategori ini adalah Trenggalek, Banyuwangi, Bondowoso, dan Kota Batu.
Udara kabur biasanya membuat jarak pandang terasa lebih terbatas. Kondisi ini penting diperhatikan oleh pengguna jalan, terutama pengendara roda dua dan roda empat yang melintas di jalur darat pada pagi atau malam hari.
Kota Batu menjadi wilayah dengan suhu terendah dalam prakiraan ini, yakni sekitar 15–24°C. Trenggalek diperkirakan berada pada 20–29°C, Banyuwangi 22–32°C, dan Bondowoso 19–29°C.
Wilayah pesisir berpotensi terasa lebih panas
Meski banyak daerah berawan, suhu tertinggi justru diperkirakan muncul di kawasan pesisir. Kota Pasuruan dan Sidoarjo disebut berpotensi mencapai 33–34°C, menjadikannya sebagai wilayah dengan cuaca paling panas dalam prakiraan tersebut.
Kota Pasuruan diprakirakan berawan dengan suhu 24–33°C. Sementara Sidoarjo berada pada rentang 24–32°C, sehingga warga di dua wilayah ini perlu menjaga asupan cairan saat beraktivitas di luar ruangan.
Kisaran suhu di sejumlah daerah pesisir dan sekitarnya menunjukkan bahwa cuaca hangat masih mendominasi sebagian wilayah Jawa Timur. Dengan kondisi yang berubah-ubah antara berawan, cerah, hujan ringan, dan udara kabur, pengecekan prakiraan cuaca sebelum bepergian tetap menjadi langkah yang penting bagi masyarakat.
Source: momsmoney.kontan.co.id






