Jawa Tengah Pimpin Sertifikasi Tanah Wakaf Nasional, 73 Persen Bidang Sudah Beres

Jawa Tengah mencatat capaian paling tinggi dalam sertifikasi tanah wakaf di Indonesia. Dari total bidang yang terdata, 73.864 bidang atau 73 persen sudah bersertifikat.

Angka itu menempatkan Jawa Tengah di atas rata-rata nasional dan menunjukkan percepatan yang berjalan kuat dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah kini menargetkan capaian itu naik hingga minimal 95 persen dalam tiga tahun ke depan.

Target besar di balik capaian tertinggi

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyebut lonjakan sertifikasi itu sebagai hasil kerja percepatan yang terus didorong. Ia juga menilai kesadaran masyarakat Jawa Tengah dalam mengurus sertifikasi tempat ibadah ikut mempercepat hasil tersebut.

Di Semarang, Nusron menyerahkan 243 sertifikat tanah wakaf kepada 243 nadzir se-Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja. Namun, ia juga menegaskan masih ada sekitar 27 ribu masjid, musala, dan tempat ibadah lain di Jawa Tengah yang belum bersertifikat.

Masalah lapangan masih menumpuk

ATR/BPN menyebut kendala di lapangan masih beragam. Beberapa di antaranya adalah wakif yang sudah meninggal dunia, batas tanah yang belum jelas, dan nadzir yang belum tercatat secara resmi.

Untuk mempercepat penyelesaian, ATR/BPN bekerja sama dengan Mahkamah Agung melalui mekanisme isbat wakaf. Kementerian juga membuka skema penetapan nadzir sementara agar proses sertifikasi tidak terhenti.

Kolaborasi lintas lembaga ikut digenjot

Pemerintah turut menggandeng Dewan Masjid Indonesia, Badan Wakaf Indonesia, organisasi keagamaan, hingga perguruan tinggi dalam pendataan dan sertifikasi aset wakaf. Langkah ini dinilai penting karena objek wakaf tersebar luas dan kerap menghadapi persoalan administratif di tingkat lapangan.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan percepatan sertifikasi tanah wakaf di wilayahnya sudah dilakukan bersama masyarakat dan berbagai lembaga keagamaan sejak beberapa tahun terakhir. Menurut dia, dorongan itu membuat Jawa Tengah kini menjadi provinsi dengan capaian sertifikasi tanah wakaf paling tinggi di Indonesia.

Source: radarsolo.jawapos.com

Terkait