Jawa Tengah Masih Dikejar Hujan dan Rob, Warga Pesisir Diminta Siaga Hingga 17 Juni

Author: Cung Media

Jawa Tengah belum benar-benar lepas dari cuaca basah meski sebagian besar wilayah sudah masuk musim kemarau. BMKG mengingatkan bahwa hujan masih berpotensi turun di sejumlah daerah, sementara pesisir utara juga harus bersiap menghadapi banjir rob hingga 17 Juni.

Peringatan ini penting karena dua ancaman itu datang bersamaan di wilayah yang berbeda. Di satu sisi, daerah pegunungan dan dataran tinggi masih bisa diguyur hujan ringan hingga sedang, sedangkan di sisi lain air laut pasang berisiko mengganggu kawasan pesisir utara.

Hujan masih berpotensi muncul di beberapa wilayah

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Yoga Sambodo, mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kondisi atmosfer yang masih dinamis. Menurut dia, hujan ringan hingga sedang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan, termasuk di sebagian jalur Pantura.

Pada Senin, 15 Juni, wilayah yang berpotensi hujan meliputi Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga, Batang, Brebes, Cilacap, Pekalongan, Pemalang, Tegal, dan Temanggung. Sehari berikutnya, Selasa, 16 Juni, daftar wilayah waspada masih memuat Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Temanggung, Batang, Pekalongan, Pemalang, Brebes, dan Tegal.

Untuk Rabu, 17 Juni, potensi hujan diperkirakan masih ada di Banyumas, Purbalingga, Batang, Pekalongan, Pemalang, dan Tegal. Sebaran itu menunjukkan bagian selatan hingga utara Jawa Tengah masih perlu memantau perubahan cuaca harian.

Dieng dan dataran tinggi masih dingin ekstrem

Di wilayah dataran tinggi, suhu dingin ekstrem atau bediding masih bertahan di kawasan seperti Dieng, Gunung Merbabu, Telomoyo, dan Merapi. Di Dieng, suhu malam hingga dini hari dilaporkan mencapai 1 derajat Celcius.

Kondisi ini memunculkan embun beku atau embun upas yang kerap terlihat seperti salju. Seorang wisatawan di Dieng, Maharani, menyebut fenomena itu tetap menarik perhatian pengunjung meski udara sangat dingin.

Petani setempat juga mencatat ketebalan embun upas kali ini berkurang dibandingkan pekan lalu. Mereka mengaitkannya dengan tutupan awan dan hujan ringan yang masih sesekali muncul di kawasan tersebut.

Rob mengancam pesisir utara Jawa Tengah

Ancaman lain datang dari laut. BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang memperingatkan potensi banjir rob di sepanjang perairan utara Jawa Tengah dengan pasang air laut yang diperkirakan mencapai ketinggian maksimum 1 meter.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, Pati, dan Rembang. Rob diprediksi terjadi pada pagi hingga siang hari dan dapat mengganggu transportasi, aktivitas bongkar muat di pelabuhan, hingga kegiatan perikanan darat serta tambak garam.

BMKG meminta masyarakat pesisir tetap siaga terhadap kemungkinan kenaikan air laut selama periode tersebut. Warga di daerah rawan juga diimbau menyesuaikan aktivitas harian dengan kondisi cuaca dan pasang air laut yang masih fluktuatif.

Source: mediaindonesia.com
Terbaru