Java Jazz Festival 2026 di NICE PIK 2 menempatkan akses transportasi umum sebagai salah satu daya tarik utama. Panitia menyiapkan beberapa pilihan perjalanan dari Jakarta dan Bandung, termasuk shuttle gratis, Royaltrans TransJakarta, KAI Bandara, dan Cititrans.
Skema ini penting karena lokasi festival berpindah ke NICE PIK 2 untuk penyelenggaraan pada 29–31 Mei 2026. Perubahan venue itu juga menandai gelaran ke-21 Java Jazz Festival sejak pertama kali hadir pada 2005.
Shuttle gratis dari Jakarta
Layanan shuttle Bluebird Group tersedia gratis selama 29–31 Mei 2026 untuk rute Jakarta menuju NICE PIK 2 dan sebaliknya. Opsi ini menjadi jalur yang paling praktis bagi penonton yang berangkat dari pusat kota.
Untuk keberangkatan dari Jakarta, titik penjemputan tersedia di FX Sudirman, Plaza Senayan, Lippo Village Kemang, dan Sarinah Thamrin. Jadwal keberangkatan dibagi ke beberapa sesi, mulai pukul 09.00 hingga 19.30, tergantung titik yang dipilih.
Perjalanan kembali dari NICE PIK 2 ke Jakarta juga disiapkan pada malam hari. Titik tujuan yang dilayani mencakup FX Sudirman, Plaza Senayan, Lippo Village Kemang, dan Sarinah Thamrin, dengan jadwal pulang mulai sekitar pukul 21.00 hingga 01.00.
Akses dari Bandung dan Royaltrans berbayar
Pengunjung dari Bandung dapat menggunakan Cititrans dari Bluebird Group selama 29–31 Mei 2026. Titik keberangkatannya tersedia di Dipati Ukur, Cihampelas (Ciwalk), dan Pasteur.
TransJakarta juga menyiapkan Royaltrans menuju NICE PIK 2 pada 30–31 Mei 2026 dengan layanan berbayar. Titik keberangkatan yang tersedia meliputi Dukuh Atas, Cilandak Town Square (CITOS), Alam Sutera, Gambir, TMII, Tanjung Duren, dan Stasiun Bandara Soekarno-Hatta.
KAI Bandara sebagai penghubung
Opsi lain yang disiapkan adalah KAI Bandara. Selama festival berlangsung, jam operasional rute BNI City–Bandara Soekarno-Hatta diperpanjang untuk mendukung mobilitas penonton.
Setelah tiba di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, perjalanan bisa dilanjutkan dengan shuttle Royaltrans menuju NICE PIK 2. Jalur KAI Bandara juga terhubung dengan stasiun Manggarai, BNI City, Duri, Rawa Buaya, dan Batu Ceper.
Pilihan paling mudah untuk penonton
Kombinasi moda transportasi ini memberi banyak alternatif bagi pengunjung yang ingin menghindari kendaraan pribadi. Shuttle gratis dari Jakarta tetap menjadi pilihan paling sederhana bagi penonton dari titik-titik pusat kota.
Sementara itu, penonton dari luar Jakarta bisa memanfaatkan Cititrans dari Bandung atau menggabungkan KAI Bandara dengan Royaltrans untuk mencapai NICE PIK 2. Dewi Gontha, Presiden Direktur PT Java Festival Production, menyebut konsep baru ini sebagai bagian dari transformasi festival agar pengalaman pengunjung terasa lebih segar dan memberi ruang lebih luas untuk pertunjukan.
Source: lifestyle.bisnis.com






