Ketegangan Iran dan Amerika Serikat kembali melebar setelah Korps Garda Revolusi Islami atau IRGC mengklaim menyerang fasilitas di Pelabuhan Duqm, Oman. Serangan itu disebut sebagai fase ketiga dari balasan Iran atas agresi terbaru AS.
Klaim ini menambah daftar titik panas di kawasan Teluk, terutama karena target yang disebut bukan sekadar kapal, melainkan pusat dukungan logistik dan platform pengisian bahan bakar yang melayani kapal induk Amerika Serikat. IRGC menyebut operasi tersebut dilakukan dengan serangan udara yang berat dan mengejutkan.
Target yang Disebut IRGC
Dalam pernyataan yang dikutip www.viva.co.id dari Sepah News, IRGC mengatakan serangan di Oman diarahkan ke fasilitas pendukung logistik Angkatan Laut AS. Mereka juga menyebut platform pengisian bahan bakar kapal induk AS di pelabuhan itu ikut menjadi sasaran.
Pernyataan itu menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan respons langsung atas apa yang disebut IRGC sebagai agresi mematikan dari Amerika Serikat. Namun hingga pernyataan dirilis, belum ada rincian tambahan mengenai tingkat kerusakan maupun dampak langsung di Pelabuhan Duqm.
| Fase Balasan | Target yang Disebut | Keterangan |
|---|---|---|
| Fase kedua | Pangkalan Udara AS di Al Udeid, Qatar | Rudal balistik disebut menghantam markas pusat perbaikan dan perawatan pesawat tempur serta fasilitas kendali |
| Fase ketiga | Pelabuhan Duqm, Oman | IRGC mengklaim menyerang pusat dukungan logistik dan platform pengisian bahan bakar kapal induk AS |
Respons Iran yang Makin Meluas
IRGC juga menyebut operasi di Oman terjadi setelah militer AS melanjutkan upaya agresinya ke Iran selatan. Langkah itu dikaitkan dengan penutupan kembali Selat Hormuz oleh Angkatan Laut IRGC, yang sebelumnya memicu rangkaian respons militer balasan.
Dalam pernyataan yang sama, IRGC mengatakan kapal kedua yang dianggap melanggar peraturan di Selat Hormuz telah dilumpuhkan melalui operasi militer balasan. Departemen Hubungan Masyarakat IRGC menyatakan tindakan itu dilakukan sebagai balasan atas serangan AS ke markas militer Iran yang berada di pesisir pantai.
Peringatan untuk AS dan Israel
Iran menegaskan bahwa serangan-serangan lanjutan dari AS dan Israel akan dibalas dengan kekuatan militer yang lebih besar. Peringatan ini muncul di tengah eskalasi yang masih berlanjut setelah rangkaian aksi balasan di kawasan.
IRGC juga menilai kebulatan tekad bangsa Iran tercermin dalam prosesi pemakaman pemimpin besar Iran Ali Khamenei yang dihadiri puluhan juta orang. Pernyataan itu kemudian ditutup dengan kutipan ayat Al Quran, “Kemenangan hanyalah milik Allah semata, yang Maha Esa, dan Maha Bijaksana”.
Hingga kini, klaim serangan ke Pelabuhan Duqm menambah tekanan pada situasi keamanan di kawasan Teluk. Di saat yang sama, belum ada keterangan lebih jauh dari IRGC terkait detail kerusakan atau dampak langsung dari operasi yang mereka sebut sebagai fase ketiga balasan Iran.
Source: www.viva.co.id






