Presiden Donald Trump kembali memicu ketegangan saat diwawancara langsung oleh jurnalis senior CNN, Jake Tapper. Percakapan yang semula berfokus pada duka atas wafatnya Senator Lindsey Graham mendadak bergeser ketika Trump ditanya soal konflik Iran dan kabar penutupan Selat Hormuz.
Pertanyaan itu langsung memantik respons keras dari Trump. Ia meminta pembicaraan kembali ke topik utama dan menolak melanjutkan bahasan tentang Iran, meski Tapper sempat menyinggung status jalur pelayaran strategis tersebut.
Respons Trump soal Selat Hormuz
Dalam percakapan yang disiarkan langsung pada Minggu (12/7), Tapper menanyakan apakah benar Iran telah menyatakan Selat Hormuz ditutup. Trump menjawab singkat bahwa sejauh yang diketahui pemerintahannya, selat itu masih terbuka.
Namun ketika isu itu kembali muncul, Trump memotong pembicaraan dengan nada tegas. Ia berkata, “Jangan bicarakan hal itu. Bicarakan alasan mengapa Anda meminta saya untuk berbicara.”
MediaIndonesia.com mencatat, suasana wawancara berubah tegang setelah pernyataan itu. Meski begitu, segmen wawancara tetap berlanjut dan Trump kembali mengarahkan pembicaraan ke duka atas meninggalnya Lindsey Graham.
| Topik | Pernyataan Utama | Konteks |
|---|---|---|
| Selat Hormuz | “Sejauh yang kami tahu, selat itu terbuka.” | Ditanyakan saat Trump diwawancara live oleh Jake Tapper |
| Lindsey Graham | Trump diminta kembali ke pembahasan duka atas wafatnya sang senator | Graham wafat pada usia 71 tahun akibat penyakit singkat dan mendadak |
Komunikasi terakhir dengan Lindsey Graham
Trump kemudian membahas percakapan terakhirnya dengan senator Republik asal South Carolina itu dalam program Meet the Press di NBC News bersama Kristen Welker. Ia mengatakan sempat menelepon Graham sebelum kabar wafatnya muncul.
Menurut Trump, Graham sempat mengatakan dirinya tidak mengalami masalah berarti. “Dia memberi tahu saya tidak ada apa-apa, dia bilang dia merasa sedikit lelah,” ujar Trump.
Trump menambahkan bahwa Graham baru pulang dari perjalanan panjang ke Ukraina. Ia menyebut perjalanan itu memakan waktu berjam-jam dan diduga membuat Graham kelelahan.
Ia juga memperkirakan Graham meninggal tidak lama setelah panggilan telepon itu selesai. Trump menyebut ada pihak yang datang ke lokasi sekitar pukul 19.30 atau 20.00, yang menurutnya menunjukkan ada seseorang yang memberi kabar kepada mereka.
Meski begitu, Trump menegaskan bahwa saat berbicara dengannya, Graham terdengar baik-baik saja. Ia juga menyebut Graham sebagai sosok yang akan jujur jika benar-benar merasa sakit.
Di tengah pembicaraan itu, Trump sempat melontarkan sindiran kepada CNN. Tapper lalu menutup percakapan dengan mengatakan bahwa ia akan senang jika Trump bersedia diwawancarai lagi karena masih ada banyak pertanyaan lain yang ingin diajukan.
Trump membalas dengan nada yang sama ringan namun tajam, mengatakan bahwa mereka sedang mencoba membuat CNN berjalan di jalur yang normal. Tapper menegaskan bahwa ia justru berada di jalur yang normal dalam wawancara itu, sebelum Trump menutup dengan ucapan, “Bagus. Anda memang demikian.”
Source: mediaindonesia.com






