Pasar iPhone Pro Max bekas kini memperlihatkan jurang harga yang sangat lebar antara model lama dan terbaru. Di satu sisi ada iPhone 13 Pro Max yang pintu masuknya masih ramah di kantong, sementara iPhone 16 Pro Max berdiri sebagai opsi paling lengkap dengan harga bekas yang jauh lebih tinggi.
Perbedaan itu membuat pilihan pembeli tidak lagi sesederhana mencari iPhone mahal atau murah. Yang lebih penting justru menentukan apakah kebutuhan harian masih bisa dipenuhi dengan model lama, atau perlu langsung naik ke perangkat yang menawarkan layar lebih besar, baterai lebih kuat, dan fitur yang lebih mutakhir.
iPhone 13 Pro Max, opsi paling masuk akal untuk budget ketat
iPhone 13 Pro Max bekas masih dianggap layak untuk pengguna yang ingin merasakan kelas premium tanpa harus membayar terlalu mahal. Perangkat ini memakai chip Apple A15 Bionic dan masih sanggup menjalankan tugas harian hingga game populer dengan lancar.
Daya tahan baterainya juga masih menjadi nilai jual utama karena mengusung kapasitas 4.352 mAh. Di sisi lain, kamera belakang tiga lensa 12MP dan konektivitas 5G tetap cukup relevan untuk kebutuhan sekarang.
Harga bekasnya menunjukkan posisi model ini sebagai pintu masuk paling murah di jajaran yang dibahas. Varian 128GB dijual 13,09 juta VND, 256GB di 14,29 juta VND, dan 512GB di 15,19 juta VND.
| Model | Varian | Harga Bekas | Catatan Utama |
|---|---|---|---|
| iPhone 13 Pro Max | 128GB | 13,09 juta VND | A15 Bionic, baterai 4.352 mAh |
| iPhone 13 Pro Max | 256GB | 14,29 juta VND | Kamera tiga 12MP, 5G |
| iPhone 13 Pro Max | 512GB | 15,19 juta VND | Masih relevan untuk penggunaan harian |
| iPhone 16 Pro Max | 256GB | 26,49 juta VND | Opsi paling lengkap di kelas bekas |
| iPhone 16 Pro Max | 512GB | 30,89 juta VND | Layar 6,9 inci, baterai sangat kuat |
| iPhone 16 Pro Max | 1TB | 33,79 juta VND | Dukungan Apple Intelligence |
iPhone 16 Pro Max, mahal tetapi paling lengkap
iPhone 16 Pro Max berada di kelas yang berbeda karena menawarkan perangkat keras paling mutakhir dalam daftar ini. Chipset 3nm generasi keduanya diklaim mampu meredam sebagian masalah panas berlebih dari pendahulunya, dan performanya tetap lancar untuk kebutuhan dasar maupun game berat seperti Arena of Valor dan PUBG Mobile pada setelan grafis tertinggi.
Nilai jual lain datang dari layar OLED LTPO Super Retina XDR 6,9 inci dengan bezel ultra tipis. Area pandang yang lebih besar ini dipadukan dengan speaker atas dan bawah yang menghasilkan volume keras, bass kuat, dan vokal yang jelas untuk hiburan.
Soal baterai, perangkat ini juga tampil sangat meyakinkan dalam penggunaan panjang. Pada pengujian campuran berat, sisa dayanya masih 34% di akhir hari, sedangkan pada penggunaan kantor berbasis Wi-Fi, waktu aktif layarnya mencapai 9 jam 56 menit.
Harga bekasnya pun mencerminkan kelas premium. Varian 256GB dibanderol 26,49 juta VND, 512GB 30,89 juta VND, dan 1TB 33,79 juta VND.
Desain, material, dan rasa premium juga ikut membedakan
Bagi sebagian pembeli, desain bodi sama pentingnya dengan performa. iPhone 16 Pro Max masih memakai rangka titanium dengan bagian belakang matte yang terasa mewah, sementara ada pandangan bahwa perubahan ke aluminium unibody pada iPhone 17 Pro Max justru membuat titanium di model ini terlihat lebih menarik.
Warna Desert Titanium juga menonjol karena nuansa emasnya yang dominan. Karakternya dinilai tidak terlalu gelap seperti hitam atau biru, dan juga tidak seaman putih, sehingga memberi identitas visual yang lebih tegas.
Pilihan tengah tetap punya tempat di pasar
Di antara dua ujung harga itu, iPhone 15 Pro Max masih menawarkan chip A17 Pro 3nm pertama di dunia, RAM 8GB, layar OLED 6,7 inci, dan kamera 48MP dengan lensa telefoto 5x. Hasil foto tetap baik selama pencahayaan cukup, meski usianya mulai mendekati batas kenyamanan bagi sebagian pembeli.
Unit ini disebut mulai menunjukkan keterbatasan setelah hampir 3 tahun, termasuk baterai yang bisa turun di bawah 85% setelah pemakaian lama. Garansi pabrikan juga sudah berakhir, dan pembuangan panas saat tugas grafis berat terus-menerus tidak sebaik generasi ke-16.
iPhone 14 Pro Max juga masih menarik berkat chip A16 Bionic, layar OLED 6,7 inci dengan ProMotion 120Hz, dan bingkai baja tahan karat yang kokoh. Harga bekasnya dimulai dari 19,19 juta VND untuk 128GB, 20,69 juta VND untuk 256GB, dan 22,19 juta VND untuk 512GB, sementara varian 1TB sudah habis terjual.
Mana yang paling tepat dibeli?
Jika fokus utama adalah mendapatkan pengalaman premium dengan harga serendah mungkin, iPhone 13 Pro Max adalah pilihan paling efisien. Namun jika yang dicari adalah performa paling modern, layar terbesar, baterai paling tahan lama, dan dukungan fitur terbaru, iPhone 16 Pro Max jauh lebih unggul.
Untuk pembeli yang ingin menekan biaya tetapi masih mengincar kombinasi desain premium dan performa tinggi, iPhone 14 Pro Max dan iPhone 15 Pro Max tetap layak dipertimbangkan. Apa pun pilihannya, kondisi fisik, kesehatan baterai, dan keaslian komponen tetap perlu dicek teliti sebelum membeli iPhone Pro Max bekas.
