Kerja sama industri perkapalan Indonesia dan Rusia kini bergerak ke tahap yang lebih serius. Penandatanganan nota kesepahaman antara Iperindo dan Galangan Kapal Ak Bars menempatkan transfer teknologi, penguatan rantai pasok, dan peningkatan kapasitas SDM maritim sebagai fokus utama.
Kesepakatan itu juga membuka peluang bisnis yang lebih luas bagi pelaku industri perkapalan nasional. Di saat yang sama, kolaborasi ini menjadi sinyal bahwa akses ke pasar dan jejaring internasional di sektor maritim masih terus terbuka.
Forum Bisnis di Innoprom 2026
Penandatanganan dilakukan dalam rangkaian pameran industri internasional Innoprom 2026 di Ekaterinburg, Rusia, pada Selasa (7/7). Momen tersebut menjadi bagian dari forum bisnis Indonesia–Rusia yang turut disaksikan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita bersama Menteri Perindustrian Rusia.
Pada penyelenggaraan INNOPROM 2026 yang berlangsung pada 6-9 Juli 2026, Indonesia menyandang status Country Partner. Melalui Kementerian Perindustrian, Indonesia juga menghadirkan Paviliun Indonesia seluas sekitar 1.000 meter persegi yang diikuti kementerian, lembaga, BUMN, perusahaan swasta, dan berbagai asosiasi industri nasional.
Iperindo Dorong Kemitraan Lebih Luas
Dalam ajang itu, Iperindo menampilkan potensi industri perkapalan nasional melalui klaster khusus. Langkah ini ditujukan untuk memperkenalkan kemampuan pelaku industri maritim Indonesia kepada mitra internasional dan membuka ruang kerja sama yang lebih luas.
Ketua Umum DPP Iperindo Anita Puji Utami hadir dalam penandatanganan bersama Wakil Ketua Bidang Industri Penunjang Michael Sutandar. Pada kesempatan yang sama, PT PCM Kabel Indonesia, salah satu anggota Iperindo, juga meneken nota kesepahaman dengan Galangan Kapal Ak Bars.
| Kesepakatan | Pihak Terlibat | Fokus Utama |
|---|---|---|
| MoU Iperindo | Iperindo dan Galangan Kapal Ak Bars | Kerja sama industri, alih teknologi, SDM, dan peluang bisnis |
| MoU anggota Iperindo | PT PCM Kabel Indonesia dan Galangan Kapal Ak Bars | Kolaborasi bisnis dan penguatan rantai pasok maritim |
Langkah Lanjutan yang Disiapkan
Anita menyebut kemitraan ini sebagai langkah strategis untuk memperluas jejaring internasional dan membuka peluang baru bagi pengembangan industri perkapalan nasional. Ia juga menegaskan bahwa kerja sama tersebut tidak berhenti pada perdagangan, tetapi mencakup pengembangan industri, alih teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penciptaan peluang bisnis yang lebih luas bagi anggota Iperindo.
Tindak lanjut dari kesepakatan itu akan difokuskan pada penjajakan peluang kerja sama di sektor pembangunan kapal, industri pendukung, serta pengiriman tenaga kerja terampil ke galangan Ak Bars di Rusia. Iperindo berharap kemitraan ini dapat menjadi fondasi kerja sama jangka panjang yang memperkuat daya saing industri perkapalan nasional.
Kerja sama ini juga merupakan kelanjutan dari kunjungan delegasi Galangan Kapal Ak Bars ke Indonesia pada April 2026. Saat itu, delegasi Rusia bertemu dengan Iperindo dan sejumlah perusahaan anggota untuk membahas potensi kolaborasi di sektor industri maritim.
Melalui forum bisnis Indonesia–Rusia tersebut, Iperindo menempatkan transfer teknologi dan pembukaan akses pasar sebagai dua hasil yang paling diharapkan. Di tengah kebutuhan penguatan industri maritim nasional, kesepakatan ini menjadi salah satu jalur baru untuk mempererat hubungan ekonomi Indonesia dan Rusia di sektor perkapalan.
Source: mediaindonesia.com






