iOS 27 developer beta 3 mulai membuka akses ke suara Siri AI yang lebih ekspresif, tetapi hanya untuk iPhone tertentu. Perubahan ini langsung menegaskan bahwa Apple masih menyaring fitur AI terbarunya lewat syarat perangkat yang cukup ketat.
Fitur yang paling mencuri perhatian ini tersedia untuk iPhone Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max. Ketiganya sama-sama dibekali RAM 12GB, yang menjadi syarat untuk menjalankan suara ekspresif Siri AI.
Siri AI akhirnya bisa diatur lebih personal
Sebelumnya, opsi suara ekspresif di menu Siri masih tampak abu-abu dan tidak bisa dipakai. Pengguna pada saat itu hanya bisa mengganti jenis kelamin suara Siri, tanpa kontrol yang lebih luas atas karakter suaranya.
Setelah pembaruan ke beta 3, Siri juga perlu diunduh ulang. Proses ini akan mengembalikan AI ke pengaturan default, sehingga pengguna perlu memahami konsekuensinya sebelum memasang pembaruan.
| Perangkat | Syarat | Status Fitur |
|---|---|---|
| iPhone Air | RAM 12GB | Bisa memakai suara Siri AI ekspresif |
| iPhone 17 Pro | RAM 12GB | Bisa memakai suara Siri AI ekspresif |
| iPhone 17 Pro Max | RAM 12GB | Bisa memakai suara Siri AI ekspresif |
Apple Intelligence mulai masuk ke Home
Selain Siri, iOS 27 beta 3 juga membawa Apple Intelligence ke Home. Namun, akses ke fitur ini mensyaratkan paket iCloud+ 2TB seharga $10 per bulan.
Syarat tersebut sejalan dengan langkah Apple sebelumnya yang membuka kamera HomeKit Secure Video tanpa batas melalui paket yang sama. Dengan begitu, Home menjadi salah satu area yang semakin terhubung dengan layanan premium Apple.
Di sisi aksesibilitas, Apple menambahkan bagian baru bernama “Live Recognition”. Fitur ini memberi pengguna kontrol atas cara kerja pengenalan objek secara langsung.
Live Recognition mengandalkan AI on-device untuk mendeteksi dan mendeskripsikan objek lewat kamera. Fitur ini sangat relevan bagi pengguna dengan gangguan penglihatan karena membantu memberi informasi visual secara real time.
Shortcuts dan AirPods ikut mendapat pembaruan
Aplikasi Shortcuts juga menerima pembaruan pengaturan. Sebelumnya, pengguna bisa mendeskripsikan fungsi yang ingin diatur, sementara di beta 3 kini tersedia pilihan untuk memakai deskripsi itu atau mengatur semuanya secara manual.
Perubahan ini memberi ruang lebih besar bagi pengguna yang ingin kontrol langsung atas otomatisasi. Opsi manual juga membuat alur pengaturan terasa lebih fleksibel untuk kebutuhan yang berbeda.
Di AirPods, menu Adaptive kini memiliki slider baru. Fitur ini memungkinkan pengguna mengatur seberapa besar porsi transparency dibanding noise cancellation.
Kehadiran slider tersebut memberi kontrol yang lebih halus atas pengalaman mendengar. Pengguna bisa menyesuaikannya sesuai lingkungan, apakah ingin lebih banyak suara sekitar masuk atau justru lebih fokus pada peredam bising.
Pop-up informatif dan detail kecil lain ikut berubah
iOS 27 beta 3 juga menambahkan beberapa pop-up informatif. Apple Maps kini memberi tahu bahwa preferensi rute telah dipindahkan dan menunjukkan lokasi barunya.
Apple Intelligence juga menampilkan peringatan ketika pengguna akan mengirim data ke server cloud Google. Peringatan ini penting bagi pengguna yang ingin menjaga pemrosesan AI tetap berlangsung di perangkat.
Sejumlah detail kecil ikut diperbarui, mulai dari indikator baterai rendah yang didesain ulang, animasi wallpaper yang sedikit berbeda, hingga ikon Reminders dengan bullet daftar tugas bergaya Liquid Glass. Pengguna juga bisa melihat detail jaringan seluler di Control Center tanpa harus memutus koneksi Wi-Fi terlebih dahulu.
Pembaruan ini tetap menyertakan sejumlah perbaikan bug kecil. Meski tidak membawa perubahan besar secara keseluruhan, iOS 27 beta 3 memperlihatkan arah Apple yang semakin serius memperluas fungsi AI, aksesibilitas, dan kontrol pengguna di ekosistem iPhone.







