Insta360 mempercepat peluncuran Luna Ultra setelah unitnya lebih dulu muncul di sejumlah peritel, termasuk B&H Photo di New York. Langkah itu membuat kamera vlogging ini tiba lebih awal untuk menantang seri DJI Osmo Pocket di pasar kamera gimbal genggam.
Di tengah persaingan yang makin ketat, Luna Ultra datang dengan paket fitur yang jelas menyasar kreator konten. Dua kamera, layar OLED yang bisa dilepas, dan kemampuan video 8K menjadi kombinasi utama yang paling menonjol.
Kamera ganda dengan lensa Leica
Luna Ultra memakai sistem kamera ganda yang dipadukan dengan stabilisator gimbal tiga sumbu. Kamera utamanya membawa lensa Leica Summicron dan sensor Tipe 1, sedangkan kamera telefoto menggunakan sensor Tipe 1/1.3 dengan bukaan f/2.0.
Kombinasi ini memungkinkan lossless optical zoom hingga 6x dan zoom digital hingga 12x. Max Richter, VP of Marketing dan Co-Founder Insta360, menyebut, “Luna Ultra menandai kedatangan Insta360 di ranah kamera gimbal, didukung oleh seluruh kekuatan keahlian pencitraan kami.”
Layar OLED yang bisa dilepas
Salah satu pembeda paling mencolok dari Luna Ultra adalah layar sentuh OLED yang dapat dilepas pasang. Fitur ini memudahkan pengguna solo karena layar bisa dipakai sebagai remote control sekaligus monitor untuk memastikan framing tetap pas.
Insta360 juga menyiapkan aksesori POV Head Tracker untuk perekaman hands-free. Kombinasi ini membuat Luna Ultra lebih fleksibel untuk pengambilan gambar dari jarak jauh maupun saat pengguna ingin bergerak bebas.
Video 8K dan foto beresolusi tinggi
Di sisi perekaman, Luna Ultra mendukung video hingga 8K pada 30fps dalam format Dolby Vision. Kamera ini juga mendukung 10-bit I-Log dengan klaim dynamic range 14-stop, serta profil warna Leica Natural, Vivid, dan Chrome dan alur kerja profesional ACES.
Untuk foto, perangkat ini bisa menghasilkan UltraPhotos beresolusi 37 MP dan Scenic Panorama hingga 200 MP. Artinya, Luna Ultra tidak hanya mengandalkan stabilisasi dan zoom, tetapi juga mengejar kebutuhan gambar yang lebih serius.
AI pelacakan subjek dan fitur pendukung
Stabilisasi gerak Luna Ultra diperkuat AI Deep Track 5.0 yang membawa Auto Tracking, Active Zoom Tracking, Group Tracking, hingga Smart Framing. Tujuannya menjaga subjek tetap berada di tengah frame dan tetap fokus saat kamera bergerak.
Fitur lain yang disematkan termasuk timecode bawaan, berbagi profil warna via QR code, wind guard internal untuk audio yang lebih bersih tanpa mic tambahan, serta dukungan lensa atau filter magnetik. Dengan paket ini, Luna Ultra diposisikan sebagai alat kerja yang tidak hanya fokus pada visual.
Harga Insta360 Luna Ultra
Insta360 membekali Luna Ultra dengan baterai 1.550 mAh yang diklaim tahan hingga 4 jam pemakaian. Pengisian cepatnya juga agresif, karena baterai disebut bisa mencapai 80% dalam 23 menit.
Untuk penyimpanan, tersedia memori internal 47GB yang masih bisa diperluas hingga 1TB lewat kartu microSD. Luna Ultra hadir dalam warna Cosmic Black dan Stellar White, dengan banderol USD 769.99 atau sekitar Rp 12,5 jutaan, dan sudah mulai dipasarkan secara global.
Source: inet.detik.com






