Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir, William dan Starmer Kompak Kecewa

Kegagalan Inggris melaju ke final Piala Dunia 2026 memicu reaksi emosional dari dua tokoh besar di negara itu, Pangeran William dan Perdana Menteri Keir Starmer. Keduanya sama-sama menyatakan kekecewaan setelah Inggris tersingkir dengan cara yang terasa menyakitkan.

Di balik hasil itu, keputusan taktis Thomas Tuchel menjadi pusat perdebatan. Perubahan pendekatan di babak kedua dinilai ikut mematikan momentum Inggris yang sempat memimpin lebih dulu atas Argentina.

William dan Starmer Sama-Sama Menyampaikan Kekecewaan

Sir Keir Starmer menuliskan reaksinya di akun X dan menyebut hasil tersebut jauh dari harapan publik Inggris. Meski kecewa, ia tetap memberi apresiasi atas kerja keras para pemain yang dianggap sudah mengerahkan segalanya di lapangan.

“Sangat kecewa. Malam ini bukanlah hasil yang kita semua harapkan, tetapi tim Inggris ini telah memberikan segalanya. Semangat dan energi yang mereka tunjukkan saat mewakili lambang negara telah membuat kita semua bangga,” tulis Sir Keir Starmer, dikutip dari LBC.

Pangeran William juga mengirim pesan serupa untuk skuad Inggris. Ia menegaskan bahwa tim sudah tampil habis-habisan dan pantas mendapat penghargaan atas perjuangan mereka sepanjang turnamen.

“Sangat kecewa. Inggris, kalian memberikan segalanya dan kami semua sangat bangga dengan kalian. Terima kasih kepada semua orang di dalam dan di luar lapangan, untuk turnamen yang luar biasa. Perjuangan dan keyakinan yang kalian tunjukkan telah menginspirasi kami semua. Tim Inggris paling lengkap dalam sebuah turnamen. Tegakkan kepala kalian.”

Gol Awal Tidak Bertahan Sampai Akhir

Inggris sempat membuka harapan besar setelah Anthony Gordon mencetak gol lebih dulu. Gol itu membuat peluang tampil di final Piala Dunia pria pertama sejak 1966 terasa begitu dekat.

Namun, keadaan berbalik pada menit ke-92 ketika Lautaro Martinez menyamakan atau membalikkan keadaan lewat sundulan yang mengubur ambisi Inggris. Argentina pun memastikan langkah ke final berturut-turut.

TimMomen PentingDampak
InggrisGol Anthony GordonMemimpin dan membuka harapan ke final
ArgentinaSundulan Lautaro Martinez menit ke-92Membalikkan keadaan dan lolos ke final

Kritik Mengarah ke Perubahan Taktik Tuchel

Keputusan Thomas Tuchel mengubah pendekatan permainan menjadi sasaran kritik paling keras. Banyak pihak menilai perubahan itu justru merusak ritme menyerang Inggris saat mereka sedang unggul.

Wayne Rooney termasuk yang paling vokal menyoroti keputusan tersebut. Menurut mantan penyerang Manchester United itu, perubahan di babak kedua membuat para pemain menyerang kehilangan keyakinan.

“Jika Anda adalah pemain menyerang di lapangan itu dan Anda unggul 1-0 lalu melihat perubahan yang dilakukan manajer, Anda kehilangan keyakinan, hanya ada beberapa kali Anda bisa lolos dari hal itu. Kemudian Anda mulai berpikir, oh tidak, kita akan bertahan selama ini, bagaimana kita akan melewati ini?” kata Wayne Rooney.

Joe Hart juga menilai pola yang serupa terlihat dalam cara Inggris menghadapi laga besar. Ia melihat perubahan cepat yang dilakukan Tuchel sebagai tanda kurangnya kepercayaan pada kemampuan tim untuk terus menekan Argentina.

“Saya pikir Gareth Southgate akan berada di rumah menyaksikan pertandingan ini, dia menerima banyak kritik ketika menghadapi momen-momen besar bersama Inggris saat mereka unggul dan dalam pertandingan besar tentang taktik bertahan total. Saya tidak melihat ada yang berubah dalam momen besar di luar sana. Thomas Tuchel, terlepas dari semua pujian yang telah kita berikan kepadanya, dengan dia mengubahnya secepat yang dia lakukan, saya pikir dia menyadari bahwa itu adalah caranya mengatakan dia tidak percaya pada timnya, dia tidak berpikir mereka bisa memberikan pukulan lagi kepada Argentina,” kata Joe Hart.

Puasa Gelar Inggris Masih Berlanjut

Dalam sejarah sepak bola Inggris, keputusan untuk bertahan terlalu dini memang kerap memicu debat panjang. Saat menghadapi tim dengan kreativitas seperti Argentina, pendekatan seperti itu tidak selalu cukup untuk menjaga keunggulan.

Kegagalan kali ini pun menambah daftar panjang kekecewaan publik Inggris di turnamen besar. Harapan melihat trofi internasional kembali ke Inggris harus tertunda lebih lama lagi.

TokohReaksiFokus Pernyataan
Keir StarmerKecewaApresiasi kerja keras tim Inggris
Pangeran WilliamKecewaBangga pada perjuangan skuad Inggris
Wayne RooneyKritikPerubahan taktik Tuchel membuat pemain kehilangan keyakinan
Joe HartKritikMenilai Tuchel tidak percaya timnya bisa terus menekan Argentina
Source: www.suara.com