Selisih peluang Inggris dan Argentina menuju final Piala Dunia 2026 sangat tipis, sehingga duel ini terasa seperti pertaruhan yang benar-benar seimbang. Superkomputer Opta tetap memberi Inggris keunggulan kecil, tetapi angka yang muncul menunjukkan laga yang sulit dipisahkan.
Situasi itu terjadi setelah Spanyol lebih dulu memastikan satu tempat di final usai menundukkan Prancis 2-0 pada semifinal 15 Juli 2026. Satu slot tersisa kini menjadi arena perebutan Inggris dan Argentina, dengan hitungan Opta membuat kedua tim sama-sama masih punya jalan terbuka.
Keunggulan Tipis Inggris di Proyeksi Opta
Opta menjalankan 25.000 simulasi turnamen untuk membaca peluang para semifinalis. Dari hasil proyeksi itu, Spanyol tampil sebagai kandidat juara terkuat dengan peluang 16,1 persen, sementara Inggris dan Argentina masih berada di belakangnya sebelum semifinal dimainkan.
Untuk laga Inggris kontra Argentina, angka proyeksi awal menempatkan The Three Lions sedikit lebih baik. Dalam peluang melaju ke final, Inggris tercatat 51,9 persen dan Argentina 48,1 persen.
| Tim | Peluang Menang 90 Menit | Peluang Lolos ke Final |
|---|---|---|
| Inggris | 38,2% | 51,9% |
| Argentina | 32,0% | 48,1% |
| Hasil Imbang | 29,7% | – |
Dalam 90 menit, Inggris juga unggul tipis dengan peluang menang 38,2 persen. Argentina berada di angka 32,0 persen, sedangkan peluang hasil imbang mencapai 29,7 persen dan bisa membawa pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu atau adu penalti.
Argentina Masih Punya Modal Besar
Meski tertinggal sedikit dalam proyeksi Opta, Argentina tetap dianggap berbahaya. Status mereka sebagai juara dunia sebelumnya memberi Albiceleste pengalaman yang kuat untuk laga-laga besar seperti ini.
Kualitas individu Argentina juga menjadi faktor yang bisa mengubah jalannya pertandingan kapan saja. Karena itu, selisih tipis dalam prediksi awal tidak otomatis membuat Inggris aman.
Di sisi lain, Inggris dipandang punya peluang lebih baik jika mampu menjaga organisasi permainan dan efektif saat menyerang. Jika rencana itu berjalan mulus, final sesama tim Eropa melawan Spanyol bisa menjadi kenyataan.
Namun, bila Argentina berhasil mengendalikan tempo dan lebih tajam di depan gawang, proyeksi Superkomputer Opta bisa saja meleset. Dengan jarak peluang yang nyaris tak terasa, laga ini tetap terbuka hingga menit terakhir.
Source: bola.bisnis.com






